Pemprov Lampung Gelar Rapat Evaluasi Aplikasi Lampung-In

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Bandarlampung—Pemerintah Provinsi Lampung menggelar rapat evaluasi Aplikasi Lampung-In bersama Tim Jakarta Smart City (JSC) di Ruang Kerja Sekdaprov Lampung, Kantor Gubernur, Kamis (4/12/2025). Rapat dipimpin langsung Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, dengan dihadiri jajaran Diskominfotik Lampung, Bappeda, BPKAD, serta tim Diskominfotik DKI Jakarta dan JSC secara virtual.

 

Dalam arahannya, Marindo menegaskan bahwa Lampung-In merupakan hasil transformasi dari aplikasi JAKI milik Pemprov DKI Jakarta—sebagai komitmen menghadirkan pelayanan publik berbasis digital yang semakin mudah diakses masyarakat.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong Enam Raperda Baru, Dari Pertanian hingga Pengelolaan Satu Data

“Aplikasi ini sudah berjalan 7 sampai 8 bulan sejak Mei. Penggunanya mencapai lebih dari 14 ribu. Lampung-In adalah program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur dalam menjawab tantangan pelayanan publik dan kebutuhan informasi masyarakat,” kata Marindo.

Ia meminta seluruh OPD meningkatkan kinerja agar Lampung-In semakin optimal, terutama dalam penanganan pengaduan, ketersediaan informasi publik, serta data harga komoditas pertanian dan perikanan.

Sekdaprov juga menekankan pentingnya kesiapan kelembagaan Diskominfotik sebagai pengelola penuh aplikasi, menggantikan peran Bappeda yang sebelumnya mengawal proses transisi.

Baca Juga :  Menko AHY dan Gubernur Mirza Ajak Mahasiswa Unila Jadi Generasi Pemimpin yang Inovatif dan Berkarakter

“Lampung-In harus menjadi kebutuhan masyarakat Lampung,” tegasnya.

Dalam paparannya, Tim JSC melaporkan bahwa Lampung-In telah mengintegrasikan lebih dari 15 layanan SPBE OPD dan mencatat 39 ribu pengguna hingga 30 November 2025. JSC juga mengajukan sejumlah rekomendasi pengembangan fitur untuk tahun 2026, seperti privasi pengaduan, integrasi SPBE kabupaten/kota, dashboard analitik, aplikasi khusus petugas OPD, hingga validasi NIK.

Marindo menegaskan kembali komitmen Pemprov Lampung untuk mengawal pengembangan Lampung-In menjadi platform digital yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

 

Berita Terkait

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, menanggapi viralnya video konten kreator lokal Oniparawijaya
Dinas Perdagangan Angkat Bicara Terkait Dugaan Pungli di Pasar Pasir Gintung
Pemerintah Provinsi Lampung melepas 42 penyuluh pertanian untuk bertugas di Kementerian Pertanian Republik Indonesia
Realisasi PAD Lampung 2025 Turun, Kepala Bapenda Jelaskan Penyebab Tunda Bayar Pemprov
Milad Fajar Sumatera ke-15 Tahun, Direktur Utama Deni Kurniawan Bagikan Tali Asih, Alat Tulis, dan Bantuan Masjid Warga Negeri Olok Gading
Polda Lampung Terus Dalami Kasus Illegal Logging di Sakhbardong Pesisir Barat
Kunjungi Balai Wartawan, Polda Lampung Sampaikan Permohonan Maaf ke PWI
Inspektur Provinsi Lampung, Bayana, mengatakan bahwa selama ini pengawasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung masih dilakukan secara konvensional.
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:30 WIB

Dinas Perdagangan Angkat Bicara Terkait Dugaan Pungli di Pasar Pasir Gintung

Selasa, 6 Januari 2026 - 10:29 WIB

Pemerintah Provinsi Lampung melepas 42 penyuluh pertanian untuk bertugas di Kementerian Pertanian Republik Indonesia

Sabtu, 3 Januari 2026 - 13:11 WIB

Realisasi PAD Lampung 2025 Turun, Kepala Bapenda Jelaskan Penyebab Tunda Bayar Pemprov

Rabu, 31 Desember 2025 - 23:51 WIB

Milad Fajar Sumatera ke-15 Tahun, Direktur Utama Deni Kurniawan Bagikan Tali Asih, Alat Tulis, dan Bantuan Masjid Warga Negeri Olok Gading

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:04 WIB

Polda Lampung Terus Dalami Kasus Illegal Logging di Sakhbardong Pesisir Barat

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemprov Lampung Buka Peluang Kerjasama dengan Sucofindo

Rabu, 14 Jan 2026 - 22:35 WIB