Pemprov Lampung dan Dekranasda Gelar Pra-Event Kriya Jemari 2025 Bersama Pegiat Media Sosial

Avatar photo

- Penulis

Senin, 17 November 2025 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Bandar Lampung— Pemerintah ProvinsiLampung bersama Dekranasda Provinsi Lampung menggelar pra-event “Temu Jemari” bersama para pegiat media sosial di Mahan Agung, Minggu (16/11/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memaparkan persiapan Pameran Kriya Jemari 2025 yang akan berlangsung pada 20-22 November mendatang. Pertemuan ini menjadi wadah resmi Dekranasda

Provinsi Lampung untuk berdialog dengan influencer dan media, berbagi informasi, serta memperkuat jejaring publikasi menjelang pelaksanaan pameran. Dalam suasana santai, para peserta diajak berdiskusi mengenai strategi promosi agar gaung Kriya Jemari lebih luas dan efektif menjangkau generasi muda.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya menekankan pentingnya kreativitas berbasis kearifan lokal. la menyebut potensi besar yang bisa digarap jika kerajinan Lampung mampu menjawab kebutuhan pasar wisatawan yang terus meningkat.Gubernur mengungkapkan bahwa tahun 2024 Lampung mencatat 18 juta kunjungan wisatawan domestik, sementara hingga Juli 2025 angka kunjungan telah mencapai 17 juta. Tahun ini, Pemprov memproyeksikan 28-30 juta wisatawar datang ke Lampung dengan rata-rata belanja 1,8  juta per orang.

“Hitung saja berapa triliun uang masuk ke Lampung tanpa kita menanam atau mengolah apa-apa. Ini peluang besar,” ujarnya.

Menurut Gubernur, sebagian besar wisatawan mencari produk khas Lampung, tetapi selama ini pilihan barang masih terbatas dan cenderung mahal. Kondisi ini menjadi tantangan agar pengrajin menghadirkan produk kreatif yang unik, berciri lokal, namun sesuai kebutuhan pasar masa kini.

Baca Juga :  Jihan Pimpin Rapat Perdana, Kwarda Lampung Tegaskan Program Prioritas Empat Bidang

Gubernur juga menyoroti karakter konsumtif kelompok Gen Z dan milenial yang kini menjadi penyumbang belanja terbesar. Karena itu, ia mendorong Dekranasda untuk mengembangkan kerajinan yang lebih modern dan terkurasi.”Kualitas harus bagus dan harganya terjangkau.Kurasi harus ketat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengapresiasi peran para influencer dalam mempromosikan UMKM lokal. la menyebut kolaborasi ini sebagai “charity” atau kontribusi penting bagi kemajuan ekonomi kreatif Lampung.”Brand akan naik kalau hook-nya kuat dan dibantu promosi oleh teman-teman influencer,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyampaikan bahwa Kriya Jemari merupakan transformasi dari kegiatan tahunan Lampung Craft. Rebranding ini tidak hanya mengganti nama, tetapi juga menghadirkan konsep kuratorial yang lebih modern, inovatif, dan mengedepankan storytelling produk.

Menurut Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulansari Mirza atau yang akrab dipanggil Batin Wulan, pihaknya ingin menjadikan Kriya Jemari sebagai ruang kreatif yang mampu menarik perhatian Gen Z dan milenial tanpa mengabaikan kualitas kerajinan tradisional.

Baca Juga :  Dicecar Hakim Soal SK Ganda PI, Arinal: Saya Tidak Tahu

“Kami ingin regenerasi terjadi, tetapi juga tetap menghormati para pengrajin senior. Nantinya akan ada item-item baru yang launching pada pameran,” ujarnya. Batin Wulan menambahkan bahwa pameran tiga hari ini didesain seefektif mungkin agar memberikan dampak maksimal bagi pengrajin.Beragam pihak telah terlibat, mulai dari OPD, perbankan, universitas, hingga komunitas pemuda.”Kami tidak ingin mengecewakan masyarakat dan sponsor. Kami ingin memberikan gelaran terbaik,” kata Batin Wulan.

Batin Wulan menegaskan bahwa tujuan utama Kriya Jemari adalah membuka kesempatan bagi UMKM

lokal untuk naik kelas, tidak hanya memamerkan karya, tetapi juga meningkatkan transaksi dan memperluas pasar. Ke depan, pihaknya berharap

produk Lampung tidak hanya dikenal di nasional, tetapi juga mancanegara.

Pameran Kriya Jemari 2025 akan melibatkan pengrajin muda, UMKM, desainer lokal, dunia usaha, perbankan, hingga komunitas kreatif.

Seluruh Dekranasda kabupaten/kota juga akan

menampilkan produk unggulan masing-masing sebagai bentuk kolaborasi ekosistem kerajinan Lampung.

Dengan terlaksananya pra-event Temu Jemari, Pemprov Lampung berharap pameran Kriya Jemari 2025 menjadi momentum penguatan ekosistem kerajinan lokal, sehingga dapat mendorong UMKM berkembang, membuka lapangan kerja, dan memperluas manfaat ekonomi kreatif bagi masyarakat Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Berita Terkait

PDI-P Bandar Lampung Bagikan Ribuan Masker dan Semprot Jalan Dampak Abu Vulkanik
Pengurus Bundokanduang Minangkabau Lampung 2026–2030 Resmi Dikukuhkan
Gubernur Lampung Tampil dengan Hanuang Bani, Simbol Gagah dan Berani Mengangkat Marwah Budaya Lampung
Colour Fun Gen-Z Meriah di Stadion Sukung Kotabumi, Aprozi Alam Ungkap 12 Ribu Beasiswa dan Program Infrastruktur Lampura
Angkasa Pura Bandara Radin Inten II Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
Water Bombing Serbu Titik Api Terakhir di Way Kambas, Helikopter Didatangkan dari Sumsel
Tim Alfa TNI Diterjunkan Padamkan Karhutla di Way Kambas
Karang Taruna Lampung dan Ribuan Warga Meriahkan Ruwat Laut di Ketapang
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:11 WIB

PDI-P Bandar Lampung Bagikan Ribuan Masker dan Semprot Jalan Dampak Abu Vulkanik

Senin, 7 September 2026 - 17:14 WIB

Pengurus Bundokanduang Minangkabau Lampung 2026–2030 Resmi Dikukuhkan

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Gubernur Lampung Tampil dengan Hanuang Bani, Simbol Gagah dan Berani Mengangkat Marwah Budaya Lampung

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Colour Fun Gen-Z Meriah di Stadion Sukung Kotabumi, Aprozi Alam Ungkap 12 Ribu Beasiswa dan Program Infrastruktur Lampura

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Angkasa Pura Bandara Radin Inten II Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Berita Terbaru

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Sabtu, 19 Sep 2026 - 08:19 WIB

Uncategorized

Welly Diborgol, Keluar dari Ruang Ditreskrimsus Polda Lampung

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:54 WIB

Nasional

36 Tahun Berpencar, Aktivis HUMANIKA Kembali Bertemu

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:51 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com