“Merdeka Itu Bernama Silaturahmi”

Avatar photo

- Penulis

Senin, 18 Agustus 2025 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merayakan Kemerdekaan dengan Gelak Tawa di Kota Bumi

 

Kompastuntas.com— Lampung Utara, Matahari belum terlalu tinggi ketika jalan kecil di Bukit Pesagi, Kelurahan Kota Alam, Kotabumi Selatan, mulai dipenuhi warga. Anak-anak dengan wajah dicat merah putih berlarian sambil membawa bendera, sementara para ibu menenteng baki berisi makanan untuk bekal lomba.

Pagi itu, Skala Brak berubah menjadi panggung pesta rakyat dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia tetap di hari minggu, tanggal 17 Agustus 2025.

Satu per satu lomba dimulai. Dari kejauhan terdengar riuh sorak-sorai warga ketika ibu-ibu tampil dalam lomba baris-berbaris dengan gerakan tak selalu seragam, tapi penuh semangat. Gelak tawa pecah saat bapak-bapak saling jatuh-bangun di lomba karung, sementara meja gaple tak pernah sepi dari teriakan kemenangan.

Karaoke, tenis meja, hingga makan kerupuk melengkapi deretan hiburan yang membuat warga betah hingga sore hari.

“Rasanya terhibur sekali, sudah lama tidak ada acara seramai ini,” ujar seorang warga yang duduk di bawah tenda, menahan senyum di tengah hiruk-pikuk.

Baca Juga :  Bhayangkara Presisi FC Resmi Merumput Di Lampung

Di balik kemeriahan itu, kerja keras panitia menjadi cerita tersendiri. Hendri Saputra, ketua panitia, menyebut acara ini bukan sekadar hiburan musiman. “Insya Allah tahun depan kami gelar lagi. Semangat kebersamaan ini harus terus hidup,” katanya. Dukungan juga datang dari Kepala Lingkungan 3 Kota Alam, Deddy Zulkifli, S.E., yang ikut menggerakkan warga agar terlibat aktif.

Bagi masyarakat Skala Brak, perayaan ini lebih dari sekadar lomba tujuhbelasan. Ia menjadi ruang perjumpaan, saat silaturahmi antarwarga yang sehari-hari terpisah rutinitas bisa kembali terajut.

Anak-anak, remaja, hingga orang tua duduk dalam lingkar yang sama, menikmati kue dan kopi, sambil menonton jalannya pertandingan.

Suasana hangat itu tak lepas dari perhatian sejumlah pejabat yang turut hadir. Di antaranya Kepala Dinas Perizinan Fadli Ahmad mewakili Bupati Lampung Utara, Camat Kotabumi Selatan Dedi Nurman, S.T., M.H., Lurah Kota Alam Heri Suherman, S.E., Ketua KPU Lampung Utara Anton Ferdiansyah, S.H., serta Ketua DPC PDIP Lampung Utara Drs. Yose Rizal, M.M.

Baca Juga :  WLC Lampung Berbagi Sembako Dibulan Penuh Berkah

Hari itu, warga Kota Bumi Selatan tidak hanya merayakan ulang tahun Republik. Mereka juga merayakan kebersamaan, dengan cara paling sederhana tertawa bersama.

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

Skandal BPJS di PT CPB Terkuak, Ratusan Pekerja Diduga Dibiarkan Tanpa Jaminan Sosial
Marga Buay Pemuka Bangsa Raja Negeri Besar Way Kanan Persoalkan Perluasan Register 44 Sungai Muara Dua Dalam Mufakat Agung
Dari Panggung Rock ke Kuah Pindang: Ikhtiar Baru Hary Kohar di Jantung Bandar Lampung
Permintaan Hewan Kurban Naik Tajam, Pengiriman Sapi dari Lampung Tembus 60 Ribu Ekor
IJP Lampung Gelar Pemotongan Hewan Kurban, 120 Paket Daging Dibagikan ke Anggota dan Warga
Memelihara Toleransi dalam Setiap Sabetan Parang: Mengapa Warga Kudus Memilih Kerbau
Dijamin Anggota DPRD Provinsi Lampung Wahrul Fauzi Silalahi, langkah hukum terhadap Mbah Mujiran
Musprov PBSI Lampung 2026 Berlangsung Sukses, Eko Agung Saputra Terpilih Aklamasi Pimpin PBSI Lampung 2026–2030
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:26 WIB

Skandal BPJS di PT CPB Terkuak, Ratusan Pekerja Diduga Dibiarkan Tanpa Jaminan Sosial

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:23 WIB

Marga Buay Pemuka Bangsa Raja Negeri Besar Way Kanan Persoalkan Perluasan Register 44 Sungai Muara Dua Dalam Mufakat Agung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:23 WIB

Dari Panggung Rock ke Kuah Pindang: Ikhtiar Baru Hary Kohar di Jantung Bandar Lampung

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:51 WIB

IJP Lampung Gelar Pemotongan Hewan Kurban, 120 Paket Daging Dibagikan ke Anggota dan Warga

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:05 WIB

Memelihara Toleransi dalam Setiap Sabetan Parang: Mengapa Warga Kudus Memilih Kerbau

Berita Terbaru

Internasional

Di Balik Ambruknya Rupiah yang Kian Mendekati Rp 18.000

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:49 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com