RSUD Abdul Moeloek Tetap Siaga di Libur Lebaran 2026
Kompastuntas.com— Bandar Lampung, saat sebagian besar instansi pemerintah bersiap menutup layanan karena cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 2026, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung memilih tetap siaga.
Rumah sakit rujukan utama di provinsi ini memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak terhenti selama masa libur Lebaran.
Manajemen rumah sakit hanya melakukan penyesuaian jam operasional pada sejumlah layanan, terutama Instalasi Rawat Jalan, Hemodialisis, Ruang Operasi, Radioterapi, dan Kemoterapi. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kesinambungan layanan bagi pasien yang membutuhkan perawatan rutin maupun penanganan darurat.
Direktur RSUD Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, mengatakan penyesuaian jadwal dilakukan dengan mempertimbangkan tingginya kebutuhan layanan kesehatan pada masa liburan.
“Seluruh kepala Kelompok Staf Medis (KSM) telah diminta menyiapkan jadwal dokter spesialis yang bertugas. Dokter Penanggung Jawab Pasien tetap melakukan visite untuk pasien rawat inap. Kami juga memastikan dokter onsite dan konsulen tetap tersedia, baik di ruang rawat inap maupun Instalasi Gawat Darurat,” ujarnya.
Layanan poli rawat jalan tetap dibuka secara terbatas pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026. Pelayanan ini difokuskan untuk pasien penyakit kronis yang membutuhkan resep obat rutin agar pengobatan mereka tidak terputus selama libur Lebaran.
Sementara itu, Instalasi Gawat Darurat tetap beroperasi penuh selama 24 jam. Layanan emergensi yang tersedia mencakup pemeriksaan penunjang, dokter spesialis onsite, dokter umum, hingga tindakan operasi darurat.
Pelayanan hemodialisis juga tetap berjalan normal. Namun pada 21 dan 22 Maret 2026, layanan ini difokuskan untuk kasus cito atau kondisi darurat. Instalasi Bedah Sentral pun disiagakan untuk mengantisipasi kebutuhan operasi emergensi selama masa cuti bersama.
Di sektor penunjang, instalasi farmasi memastikan stok obat dalam kondisi aman untuk melayani pasien IGD, rawat jalan, maupun rawat inap. Layanan laboratorium patologi klinik tetap tersedia dengan ketersediaan reagen yang dinilai memadai.
Begitu pula dengan instalasi radiologi dan unit transfusi darah rumah sakit yang tetap beroperasi dengan dukungan dokter konsulen, tenaga kesehatan, dan staf administrasi yang bertugas.
Untuk pasien kanker, pelayanan kemoterapi akan mengikuti jadwal pasien yang telah ditetapkan sebelumnya. Sedangkan layanan radioterapi diprioritaskan bagi kasus darurat.
Manajemen rumah sakit juga membuka Posko Lebaran Idul Fitri yang melibatkan unsur manajerial, tenaga medis, paramedis, serta tenaga teknis lainnya. Posko ini disiapkan untuk memastikan koordinasi layanan tetap berjalan selama masa libur panjang.
Pihak rumah sakit mengimbau masyarakat Lampung yang membutuhkan pelayanan kesehatan selama libur Idul Fitri untuk tetap memanfaatkan layanan yang tersedia.
“Meski dalam suasana liburan, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti,” kata Imam.
Di rumah sakit ini, komitmen itu dirangkum dalam satu kalimat sederhana: bekerja dengan hati, melayani dengan cinta.
Editor : Hengki Utama









