Sektor Kesehatan Merupakan Layanan Vital, Dinkes Klaim Krisis Anggaran

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sektor Kesehatan Merupakan Layanan Vital, Dinkes Klaim Krisis Anggaran

 

Kompastuntas.com— Pohoman,  Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tengah dilanda krisis anggaran. Tunjangan kinerja (tukin) yang tak kunjung cair, anggaran kegiatan yang mandek, hingga biaya perjalanan dinas yang tersendat membuat roda organisasi berjalan terseok-seok.

Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Djohan Lius, mengungkapkan bahwa kondisi ini sudah mengganggu operasional dinas dan pelaksanaan berbagai program strategis.

“Tukin belum keluar. Anggaran kegiatan lain juga belum cair. Bahkan perjalanan dinas pun susah,” ungkap Djohan, Rabu (25/2/2026).

Lebih memprihatinkan lagi, kata dia, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Edwin Rusli, saat menjalankan tugas ke Jakarta terpaksa menggunakan uang pribadi lantaran anggaran perjalanan belum tersedia.

Baca Juga :  Itjen Kemendagri Dijadwalkan Turun ke Lampung, Selidiki Pengangkatan Plt Anang dan Saipul

Situasi ini memicu tanda tanya besar publik. Pasalnya, sektor kesehatan merupakan layanan vital yang menyangkut keselamatan masyarakat. Jika anggaran operasional tersendat, efektivitas koordinasi dan pelaksanaan program kesehatan, terutama yang berhubungan dengan pemerintah pusat, dikhawatirkan ikut terganggu.

Baca Juga :  Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Sementara itu, Plt. Kepala BPKAD Lampung, Nurul Fajri, memberikan klarifikasi terkait mekanisme pencairan anggaran dan tukin.

Menurutnya, seluruh proses sudah memiliki alur baku dan tidak bisa dilakukan tanpa dasar administrasi yang lengkap.

“Dalam aturan pencairan tukin tentunya diterbitkan SK. Sementara untuk anggaran, pasti sudah dicairkan ke dinas jika sudah mengusulkan ke BPKAD. Artinya semua sesuai prosedur,” ujarnya singkat. (*)

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

Mahasiswa Ikut Tinjau Pelayanan, RSUDAM Buka Ruang Kontrol Sosial
RSUDAM Gelar Webinar P2KB
Gerindra Lampung Mengawal Kasus Kekerasan Ibu dan Anak asal Lampung Utara
Masih Hidup Tapi Dicatat Meninggal di Sistem JKN, Akademisi: Desak Investigasi secara transparan, Jangan Korban yang Dicurigai!
Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui
Bullying Digital Ancam Kesehatan Mental
Puskesmas Rajabasa Indah Luncurkan Inovasi IVA JELITA, Permudah Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Layanan Jemput Bola
Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD dan RSJ
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:51 WIB

Mahasiswa Ikut Tinjau Pelayanan, RSUDAM Buka Ruang Kontrol Sosial

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:20 WIB

RSUDAM Gelar Webinar P2KB

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Gerindra Lampung Mengawal Kasus Kekerasan Ibu dan Anak asal Lampung Utara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Masih Hidup Tapi Dicatat Meninggal di Sistem JKN, Akademisi: Desak Investigasi secara transparan, Jangan Korban yang Dicurigai!

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com