Paripurna DPRD Lampung Sepi, Anggota Dewan Tidur di Tengah Sidang

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paripurna DPRD Lampung Sepi, Anggota Dewan Tidur di Tengah Sidang

 

Kompastuntas.com— BANDAR LAMPUNG, rapat paripurna DPRD Lampung yang seharusnya membahas pemandangan umum fraksi-fraksi terkait Raperda Perubahan APBD 2025, Selasa, 12 Agustus 2025, berlangsung lesu. Dari total 85 anggota DPRD, hanya 24 yang tercatat hadir di ruang sidang.

Barisan kursi untuk perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun tak kalah kosong. Banyak pejabat yang dijadwalkan hadir memilih absen, meski agenda rapat menyangkut evaluasi postur anggaran daerah, penyesuaian belanja, dan proyeksi pendapatan tahun depan.

Di tengah minimnya kehadiran, pemandangan yang mencolok justru datang dari bangku Fraksi PAN. Yusirwan, salah satu anggota DPRD, tampak terlelap saat Fauzi Heri dari Fraksi Gerindra membacakan pemandangan umum fraksinya. Beberapa legislator lain terlihat sibuk menunduk menatap layar gawai, alih-alih menyimak jalannya sidang.

Baca Juga :  Agung Siap Pimpin IJP Lampung, Usung Semangat Baru dan Komitmen Sinergi dengan Pemprov

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Lampung itu dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur. Namun suasana hambar dan minim interupsi membuat jalannya sidang terkesan sekadar menggugurkan kewajiban prosedural.

Baca Juga :  Selamat, Tokoh Lampung Ilham Mendrofa, Menjadi Kepala Badan Saksi Nasional DPP Partai Demokrat 2025-2030

Fenomena kursi kosong, legislator tak fokus, hingga anggota dewan yang tertidur, bukan pertama kali terjadi di DPRD Lampung. Aktivis pemantau parlemen menilai kondisi ini menunjukkan lemahnya disiplin dan etos kerja wakil rakyat.

“Kalau pembahasan anggaran saja diabaikan, publik pantas khawatir dengan kualitas keputusan yang dihasilkan,” ujar seorang pegiat antikorupsi di Lampung.

Kritik publik sebelumnya juga kerap diabaikan. Tanpa sanksi internal yang tegas, perilaku abai semacam ini diprediksi akan terus berulang di gedung dewan yang seharusnya menjadi pusat pengambilan kebijakan daerah.

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

Wartawan Kandidat Diduga Terkena Intimidasi Verbal Keluarga Robiatul Adawiyah
Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi
Mayang Suri Datang, Bantu Warga Korban Banjir
Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai
Agus Djumadi Klaim Siap Tampung Aspirasi Warga Bandar Lampung
Muswil IV KAHMI Lampung: Dr. Budiyono Nahkodai Presidium, FORHATI Lampung Ikut Ditetapkan
Integritas Anggota DPRD Lampung Barat Dipertanyakan, Temuan BPK Soal Tunjangan Jadi Sorotan
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 13:55 WIB

Wartawan Kandidat Diduga Terkena Intimidasi Verbal Keluarga Robiatul Adawiyah

Minggu, 19 April 2026 - 14:31 WIB

Menteri Pigai soal Feri Amsari Dipolisikan: Kritik Dijamin Konstitusi

Kamis, 16 April 2026 - 21:17 WIB

Mayang Suri Datang, Bantu Warga Korban Banjir

Kamis, 2 April 2026 - 09:05 WIB

Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:24 WIB

Agus Djumadi Klaim Siap Tampung Aspirasi Warga Bandar Lampung

Berita Terbaru

Pendidikan

Fisipol UM Lampung Kunjungi Komisi Informasi Lampung

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:26 WIB

Pemerintahan

Anggota Satpol PP Laporkan Dugaan Pelanggaran Pimpinan ke Pemprov

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:45 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com