Aktivis 98 Indonesia Gelar Retreat dan konsolidasi, Desak Reshuffle Kabinet

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis 98 Indonesia Gelar Retreat dan konsolidasi, Desak Reshuffle Kabinet

 

Kompastuntas.com— Yogyakarta, Aktivis 98 Indonesia menyerukan sejumlah tuntutan strategis kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan visi Indonesia Emas berjalan tanpa dominasi oligarki. Seruan ini disampaikan usai kegiatan retreat dan konsolidasi nasional yang digelar di Lor Sambi, Kaliurang, Yogyakarta, pada 9–10 Agustus 2025.

Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan Aktivis 98 dari berbagai daerah, termasuk Jakarta, Jawa Barat, Lampung, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, NTB, Sumatera Barat, dan Sulawesi Selatan.

Presidium Aktivis 98 menyoroti beberapa persoalan mendesak, mulai dari lemahnya kinerja sejumlah pembantu presiden, kebijakan perpajakan yang membebani rakyat, hingga potensi oligarki dalam pembentukan super holding BUMN Danantara.

“Kami menegaskan reshuffle kabinet bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan langkah strategis untuk memastikan hanya pejabat berintegritas dan berpihak pada rakyat yang menduduki posisi kunci pemerintahan,” ujar M. Surya, perwakilan Presidium dari Bandung.

Baca Juga :  BPIP Pusat dan DPRD Prov Lampung Gelar Bimtek Dan Penandatangan MoU

Mereka juga mengkritisi kebijakan insentif pajak yang dinilai tidak tepat sasaran. Menurut mereka, pemberian insentif yang terlalu menguntungkan korporasi besar berpotensi memperlebar kesenjangan ekonomi dan mengurangi penerimaan negara dari sektor yang seharusnya berkontribusi lebih.

  1. “Beban fiskal terbesar harus dipikul pihak yang memiliki kemampuan lebih, bukan rakyat kebanyakan,” tegas Anton, perwakilan Presidium dari Jakarta.

Terkait Danantara, Aktivis 98 menuntut agar pengelolaan super holding BUMN itu transparan dan diawasi secara independen oleh publik, akademisi, dan lembaga antikorupsi. Mereka menolak jika aset negara tersebut dijadikan alat monopoli segelintir elit politik atau bisnis.

Selain itu, mereka juga menekankan pentingnya reformasi politik melalui revisi UU Partai Politik dan UU Pemilu. Beberapa poin yang mereka dorong antara lain:
– Perlindungan hak politik rakyat untuk mendirikan partai tanpa dominasi partai besar.

Baca Juga :  Jelang Musda, Eks Ketua Golkar Bandar Lampung Yuhadi Bicara Terbuka: Benny–Akbar–Rama Dinilai Paling Ideal Isi KSB

– Parliamentary threshold dan presidential threshold pada Pemilu 2029 ditetapkan 0 persen.

– Pemisahan jadwal Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah sesuai Putusan MK No. 135.

– Pilkada langsung oleh rakyat.

– Verifikasi partai politik diatur oleh Mahkamah Konstitusi.

“Kami ingin memastikan bahwa Indonesia Emas adalah milik seluruh rakyat, bukan hanya milik elit,” kata Deni Kurniawan, Presidium dari Lampung.

Adapun tuntutan resmi Aktivis 98 Indonesia adalah:

1. Mendesak Presiden Prabowo segera melakukan reshuffle kabinet.

2. Mengkaji ulang kebijakan insentif pajak yang membebani rakyat.

3. Memastikan Danantara untuk kepentingan publik, bukan elit.

4. Mendorong reformasi UU politik yang demokratis.

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

Jelang Musda, Eks Ketua Golkar Bandar Lampung Yuhadi Bicara Terbuka: Benny–Akbar–Rama Dinilai Paling Ideal Isi KSB
Akademisi Unila Serahkan Kajian Reformasi Polri ke Komisi III DPR RI
Winarti–Palgunadi Disebut Siap Pimpin PDIP Lampung? Inikah, Manuver Politik di Baliknya
Targetkan Pemilih Milenial Pemilu 2029, Sayap Partai PDI Perjuangan Gelar Rakernas
Pemprov Lampung Dorong Dialog Pajak Media untuk Jaga Keberlangsungan Pers
“L@pak Desak DPRD Usut Dugaan Main Proyek Revitalisasi Sekolah”
KETUM CAKRA SURYA MANGGALA KECAM KERAS KEMATIAN HARIMAU SUMATERA “BAKAS”: BKSDA HARUS BERTANGGUNG JAWAB!
BPIP Pusat dan DPRD Prov Lampung Gelar Bimtek Dan Penandatangan MoU
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:18 WIB

Jelang Musda, Eks Ketua Golkar Bandar Lampung Yuhadi Bicara Terbuka: Benny–Akbar–Rama Dinilai Paling Ideal Isi KSB

Senin, 8 Desember 2025 - 14:53 WIB

Akademisi Unila Serahkan Kajian Reformasi Polri ke Komisi III DPR RI

Kamis, 27 November 2025 - 19:11 WIB

Winarti–Palgunadi Disebut Siap Pimpin PDIP Lampung? Inikah, Manuver Politik di Baliknya

Senin, 24 November 2025 - 17:52 WIB

Targetkan Pemilih Milenial Pemilu 2029, Sayap Partai PDI Perjuangan Gelar Rakernas

Sabtu, 22 November 2025 - 00:41 WIB

Pemprov Lampung Dorong Dialog Pajak Media untuk Jaga Keberlangsungan Pers

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemprov Lampung Buka Peluang Kerjasama dengan Sucofindo

Rabu, 14 Jan 2026 - 22:35 WIB