Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam

Kompastuntas.com— Teluk Betung, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung kembali menunjukkan alerginya terhadap transparansi publik.

Pada Rabu, 3 Juni 2026, lembaga yang digawangi Rendi Riswandi ini menggelar prosesi pelantikan 17 pejabat administrator dan fungsional di Aula BKD Lampung. Ironisnya, prosesi tersebut digelar secara tertutup, menjauh dari radar publik dan awak media yang mencoba mengakses informasi.

Hingga seremoni usai, BKD kompak bungkam dan enggan merilis daftar nama maupun posisi strategis yang kini diemban para pejabat baru tersebut.

Ketertutupan ini memperpanjang catatan merah Pemprov Lampung dalam urusan keterbukaan informasi publik. Pengisian jabatan di lingkungan birokrasi, yang seharusnya menjadi domain publik yang terang benderang, justru diperlakukan layaknya agenda internal yang rahasia.

Dalih Prosedural di Balik Pintu Tertutup

Ditemui usai pelantikan, Kepala BKD Lampung Rendi Riswandi memilih berlindung di balik tameng administratif. Ia mengklaim bahwa mutasi dan promosi belasan abdi negara tersebut telah memenuhi seluruh regulasi yang berlaku.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Berhasil Lampaui Target Investasi, Dorong Kemajuan Pembangunan Daerah

“Jumlah yang dilantik hari ini sebanyak 17 orang. Prosesnya sudah kita lalui dan juga telah mendapatkan pertimbangan teknis dari BKN (Badan Kepegawaian Negara). Alhamdulillah pelantikan berjalan lancar,” ujar Rendi datar.

Menurut Rendi, para pejabat yang dilantik tersebar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) basah dan strategis. Di antaranya Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Kehutanan, Dinas Sosial, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hingga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik pemprov.

Ia berdalih, perombakan kabinet ini murni didasarkan pada kompetensi dan kebutuhan organisasi untuk mengisi kekosongan kursi akibat pejabat yang pensiun atau mendapat promosi.

Rendi juga sesumbar bahwa kinerja para pejabat baru ini akan dievaluasi secara berkala, setiap tiga hingga enam bulan sekali.
“Tujuannya semata-mata untuk meningkatkan kinerja OPD, mempercepat pelaksanaan program, dan memenuhi ekspektasi pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  Lulus Lewat Jalur Prestasi, Bukan Zonasi Marindo Kurniawan dan PPDB Ala Pemerintahan Baru

Menabrak Asas Keterbukaan Publik

Meski BKD mengklaim proses telah sesuai prosedur teknis BKN, keputusan menyembunyikan identitas pejabat publik ini dinilai mencederai prinsip good governance. Bagaimanapun, publik berhak mengetahui siapa saja sosok yang diberi mandat untuk mengelola anggaran negara dan pelayanan masyarakat di pos-pos krusial seperti Bina Marga maupun Bappeda.

Sikap tertutup BKD Lampung ini memicu tanda tanya besar, ada apa dengan mutasi kali ini? Mengapa nama-nama mereka harus disembunyikan dari mata publik?

Sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), identitas dan profil pejabat yang menduduki posisi struktural bukanlah konsumsi internal birokrasi, melainkan informasi terbuka. Langkah BKD Lampung yang terus merawat budaya “senyap” dalam pelantikan pejabat jelas menjadi langkah mundur bagi reformasi birokrasi di Tanah Lada.

Berita Terkait

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Jelang Porprov, DPRD Bandar Lampung Desak Polemik Biliar Segera Tuntas
Prabowo Ganti Purbaya, Suahasil Nazara Kembali ke Kursi Menteri Keuangan
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com
Pimpinan DPRD Lampung Siap Kawal Anggaran HPN-Porwanas 2027
DPRD dan Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi, Eva Dwiana Fokuskan APBD 2026 pada Pembangunan dan Pelayanan Publik
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 08:19 WIB

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 18:14 WIB

Jelang Porprov, DPRD Bandar Lampung Desak Polemik Biliar Segera Tuntas

Senin, 14 September 2026 - 17:02 WIB

Prabowo Ganti Purbaya, Suahasil Nazara Kembali ke Kursi Menteri Keuangan

Rabu, 9 September 2026 - 16:15 WIB

Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran

Senin, 7 September 2026 - 13:37 WIB

“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”

Berita Terbaru

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Sabtu, 19 Sep 2026 - 08:19 WIB

Uncategorized

Welly Diborgol, Keluar dari Ruang Ditreskrimsus Polda Lampung

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:54 WIB

Nasional

36 Tahun Berpencar, Aktivis HUMANIKA Kembali Bertemu

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:51 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com