Pemprov Lampung Berhasil Lampaui Target Investasi, Dorong Kemajuan Pembangunan Daerah

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 00:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya mendorong peningkatan investasidan membuka akses seluas – luasnya untukinvestasi di Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli

Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM,

Lukman Pura, saat Apel Mingguan di lingkungan

Pemerintah Provinsi Lampung, Senin (24/11/2025).

Gubernur mengungkapkan bahwa hingga Triwulan

Ill tahun 2025, realisasi investasi di Lampung telah mencapai Rp12,94 Triliun, atau 120,3% dari target keseluruhan tahun 2025 sebesar Rp10,76 Triliun.

Realisasi investasi ini menunjukkan hasil yang sangat positif dan mencatatkan pertumbuhan sebesar 76,44% year-on-year dibandingkan tahun

2024. Total investasi di Triwulan III 2025 terdiri dari

  1. Penanaman Modal Asing (PMA): Rp2,12 Triliun.
  2. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN): Rp10,80 Triliun.

Secara keseluruhan, investasi ini berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 18.505 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan 21 Tenaga Kerja Asing (TKA).

Capaian ini menempatkan Provinsi Lampung dalam 5 besar se-Sumatera dan peringkat 22 dari 38 Provinsi secara nasional.

Baca Juga :  Awal Juli 2025, 201 Paket Tender Pemprov Lampung Tayang

Peningkatan iklim investasi di Provinsi Lampung dicapai melalui upaya bersama dalam penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM, penyederhanaan regulasi, promosi investasi, serta koordinasi antara Pemerintah Provinsi, pemerintah pusat, dan kabupaten/kota.

Provinsi Lampung memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, dengan kedekatan jarak ke lbu Kota Jakarta. Peningkatan infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir telah memberikan dorongan besar bagi pergerakan ekonomi, perdagangan, dan investasi.

Gubernur menyoroti potensi besar Lampung dari sektor kelautan, pesisir, hasil bumi, dan pertanian.

Beberapa komoditas unggulan yang mendongkrak perekonomian antara lain :

  1. Produksi Padi: Mencapai 2,79 juta ton dan menempati peringkat keenam nasional.
  2. Ubi Kayu: Mencapai 8 juta ton pada tahun 2024 dan menjadi Lampung penghasil terbesar diIndonesia.

3. Komoditas Unggulan Lain: Jagung, nanas, kopi, tebu, lada, dan pisang berada pada posisi 10 besar nasional.

Potensi besar ini membuka peluang investasi luas di sektor hilirisasi pertanian yang memberi nilai tambah dan dampak ekonomi berantai bagi masyarakat.

Baca Juga :  Ingin Jadi Pengurus Koperasi Merah Putih 2025? Ini Syarat Lengkapnya

Selain itu, potensi energi baru dan terbarukan juga berkembang, mulai dari bioethanol, panas bumi, hydropower, hingga PLTS terapan. Sektor pariwisata Lampung juga menonjol dengan keindahan alam, serta kekayaan budaya seperti tapis dan batik Lampung yang bernilai tinggi.

Pemerintah Provinsi Lampung terus berkomitmen menyederhanakan regulasi dan memperkecil hambatan birokrasi. Saat ini, sistem perizinan berusaha telah berjalan melalui Online Single Submission Risk-based Approach (OSS RBA), yang memungkinkan investor mengurus izin secara online dengan proses efisien dan jelas, demi memperkuat ekosistem investasi.

“Mari kita terus membangun Lampung dengan semangat kebersamaan. Semua potensi besar yang dimiliki daerah kita memerlukan kerja nyata, integritas, dan kolaborasi dari seluruh ASN. Ayo kita perkuat, semangat melayani, semangat berinovasi, semangat bekerja secara kolaboratif, semangat menghadirkan perubahan yang nyata,” pungkasnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

 

Berita Terkait

Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com
Pimpinan DPRD Lampung Siap Kawal Anggaran HPN-Porwanas 2027
DPRD dan Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi, Eva Dwiana Fokuskan APBD 2026 pada Pembangunan dan Pelayanan Publik
Fraksi Golkar Soroti Transparansi dan Efisiensi dalam Perubahan APBD Bandar Lampung 2026
Selamat, Wahrul Silalahi Terpilih Pimpin Karang Taruna Lampung
Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026: Pendapatan Dipangkas Rp19,67 Miliar
DPRD Lampung Buka Seluruh Postur APBD, Giri: Uang Rakyat Harus Tepat Sasaran
Komisi IV DPRD Evaluasi Kinerja Dinkes Bandar Lampung, Serapan Anggaran 2026 Capai 50 Persen
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:45 WIB

Pimpinan DPRD Lampung Siap Kawal Anggaran HPN-Porwanas 2027

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:51 WIB

DPRD dan Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi, Eva Dwiana Fokuskan APBD 2026 pada Pembangunan dan Pelayanan Publik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Fraksi Golkar Soroti Transparansi dan Efisiensi dalam Perubahan APBD Bandar Lampung 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Selamat, Wahrul Silalahi Terpilih Pimpin Karang Taruna Lampung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026: Pendapatan Dipangkas Rp19,67 Miliar

Berita Terbaru

Kesehatan

RSUDAM Gelar Webinar P2KB

Minggu, 30 Agu 2026 - 20:20 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com