Pelangi Anak Indonesia Ceriakan Panggung Budaya Lampung Fest 2025

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 23 November 2025 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Pelangi Anak Indonesia Ceriakan Panggung Budaya Lampung Fest 2025*

Kompastuntas.com, Lampung—Suasana di panggung budaya Lampung Fest 2025 berubah hangat ketika puluhan anak dari Komunitas Pelangi Anak Indonesia tampil membawakan tarian Nusantara, lagu-lagu internasional, hingga medley lagu Lampung seperti Lipang Lipang Dang dan Tanoh Lado.

Di tengah tema festival “Coffee and Tourism”, penampilan anak-anak ini menghadirkan nuansa yang enerjik dan penuh percaya diri, sekaligus menyentuh hati para pengunjung.

Lantunan suara bening khas anak-anak dan koreografi yang rapi membuat sejumlah pengunjung berhenti sejenak dari keramaian stan kopi dan kuliner.

Beberapa dari mereka terlihat merekam, sebagian lainnya ikut bersenandung, dan tak sedikit yang berkomentar bahwa penampilan ini menjadi salah satu momen paling keren di festival malam itu.

*Pengunjung Merasa Tersentuh*

Rahma (34), warga Bandar Lampung yang datang bersama anaknya, mengaku tidak menyangka tampilan anak-anak bisa seapik itu.

“Anak saya sampai ikut menari di dekat panggung. Rasanya bangga sekali lihat anak-anak Lampung tampil percaya diri bawa budaya kita. Ini bikin suasana festival jadi lebih hidup,” ujarnya.

Baca Juga :  IJP Lampung Kunjungi Pikiran Rakyat: Belajar Strategi Bertahan Media Cetak di Era Digital

Sementara itu, Dedi (41), pengunjung dari Pringsewu, menilai penampilan seperti ini harus diperbanyak dalam event daerah.

“Acara keren bukan cuma soal kuliner dan artis terkenal. Melihat anak-anak tampil begini bikin kita optimis budaya Lampung nggak akan hilang. Justru makin dikenal di kalangan generasi muda,” kata Dedi.

*Menanamkan Cinta Budaya Sejak Dini*

Di balik penampilan tersebut, Riki Ramli, Ketua Komunitas Pelangi Anak Indonesia, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya.

Ia menjelaskan bahwa komunitas yang ia bina merupakan wadah belajar seni untuk anak-anak Lampung. Setiap pekan, mereka berlatih di Gedung Dewan Kesenian Lampung.

“Mereka belajar gamolan, serdam, akordion, juga Bahasa Lampung dan Bahasa Prancis,” ujar Riki.

“Intinya, sejak kecil kita ajak mereka dekat dengan budaya. Bukan cuma menari atau menyanyi, tapi juga mengenal identitas dirinya.”

Baca Juga :  Jangan Lupa, 11 Oleh-oleh Khas Lampung Wajib Dibawa Pulang

Ia menambahkan bahwa kehadiran mereka di Lampung Fest 2025 adalah untuk memperkenalkan komunitas sekaligus memperluas jangkauan edukasi budaya kepada masyarakat.

“Malam ini kami tampilkan tarian Nusantara dan medley lagu-lagu Lampung. Harapannya, makin banyak orang tahu bahwa regenerasi budaya itu benar-benar sedang berjalan,” katanya.

*Dukungan Pemerintah: Budaya sebagai Arah Pariwisata*

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Bobby Irawan, dalam kesempatan terpisah, memberikan apresiasi besar terhadap penampilan Pelangi Anak Indonesia.

“Kami bangga melihat anak-anak tampil dengan semangat seperti ini. Selain menghibur, mereka menunjukkan bahwa Lampung memiliki kekuatan budaya yang terus tumbuh,” ujarnya.

Menurut Bobby, kehadiran komunitas seperti Pelangi Anak Indonesia selaras dengan arah kebijakan Pemprov Lampung dalam memadukan pariwisata dan budaya.

“Kita ingin Lampung Fest 2025 ini menjadi ruang tumbuh. Bukan sekadar panggung, tapi ekosistem di mana generasi muda bisa belajar, unjuk karya, dan merasa dicintai oleh publik,” katanya.

Berita Terkait

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, menanggapi viralnya video konten kreator lokal Oniparawijaya
Dinas Perdagangan Angkat Bicara Terkait Dugaan Pungli di Pasar Pasir Gintung
Pemerintah Provinsi Lampung melepas 42 penyuluh pertanian untuk bertugas di Kementerian Pertanian Republik Indonesia
Realisasi PAD Lampung 2025 Turun, Kepala Bapenda Jelaskan Penyebab Tunda Bayar Pemprov
Milad Fajar Sumatera ke-15 Tahun, Direktur Utama Deni Kurniawan Bagikan Tali Asih, Alat Tulis, dan Bantuan Masjid Warga Negeri Olok Gading
Polda Lampung Terus Dalami Kasus Illegal Logging di Sakhbardong Pesisir Barat
Kunjungi Balai Wartawan, Polda Lampung Sampaikan Permohonan Maaf ke PWI
Inspektur Provinsi Lampung, Bayana, mengatakan bahwa selama ini pengawasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung masih dilakukan secara konvensional.
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:30 WIB

Dinas Perdagangan Angkat Bicara Terkait Dugaan Pungli di Pasar Pasir Gintung

Selasa, 6 Januari 2026 - 10:29 WIB

Pemerintah Provinsi Lampung melepas 42 penyuluh pertanian untuk bertugas di Kementerian Pertanian Republik Indonesia

Sabtu, 3 Januari 2026 - 13:11 WIB

Realisasi PAD Lampung 2025 Turun, Kepala Bapenda Jelaskan Penyebab Tunda Bayar Pemprov

Rabu, 31 Desember 2025 - 23:51 WIB

Milad Fajar Sumatera ke-15 Tahun, Direktur Utama Deni Kurniawan Bagikan Tali Asih, Alat Tulis, dan Bantuan Masjid Warga Negeri Olok Gading

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:04 WIB

Polda Lampung Terus Dalami Kasus Illegal Logging di Sakhbardong Pesisir Barat

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemprov Lampung Buka Peluang Kerjasama dengan Sucofindo

Rabu, 14 Jan 2026 - 22:35 WIB