Pemprov Lampung Lepas 80 Atlet untuk Berlaga di PON Beladiri II-2025 Kudus

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 19 November 2025 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Bandar Lampung– Pemerintah Provinsi Lampung secara resmi melepas kontingen atlet bela diri yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri II Tahun 2025 di Kudus, Jawa Tengah. Pelepasan dilakukan di Mahan Agung, Selasa (07/10/2025), dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung.

Sebanyak 80 atlet, terdiri dari 51 pria dan 29 wanita, didampingi 29 official pelatih dan manajer, akan memperkuat Lampung pada 9 cabang olahraga bela diri dari total 10 yang dipertandingkan. Kesembilan cabang tersebut yakni karate, tarung derajat, pencak silat, taekwondo, gulat, judo, sambo, wushu, dan shorinji kempo.

Pelepasan ditandai dengan penyematan atribut kontingen kepada perwakilan atlet, serta penyerahan bendera pataka dari Gubernur Lampung melalui Sekda kepada Ketua KONI Lampung yang juga Chief de Mission (CdM), Taufik Hidayat.

“Kita terus membenahi sistem pembinaan atlet dari tingkat daerah, memperbanyak kompetisi lokal, serta meningkatkan fasilitas latihan agar makin layak dan modern.

Baca Juga :  Tidak Hanya Ngopi, Pengunjung Lampung Fest Belajar Mengolah Limbah Kopi Jadi Produk Hijau

Kami juga bekerja sama dengan dunia pendidikan, termasuk riset olahraga, teknologi latihan, dan gizi atlet, agar prestasi Lampung bertumpu pada ilmu dan data, bukan hanya semangat semata,”tegasnya.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya sportivitas, fokus, serta kepercayaan diri saat berlaga.

“Bertandinglah dengan hati, tampilkan kemampuan terbaik, dan hormati lawan. Menang dengan cara terhormat jauh lebih berharga daripada sekadar medali. Ingat, ada jutaan masyarakat Lampung yang mendoakan kalian dari jauh,” pesannya.

“Kalau hasil belum sesuai harapan, tetaplah bangga. Keberanian tampil dan berjuang di level nasional adalah pencapaian besar yang tidak semua orang mampu lakukan,”tambahnya.

Sementara itu, Ketua KONI Lampung sekaligus CdM, Taufik Hidayat, menyampaikan bahwa para atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi ketat dan pembinaan jangka panjang.

Baca Juga :  Lampung Fest 2025: 'Coffee and Tourism' Pikat Hati Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila

Menurutnya, selain peningkatan teknis dan fisik, pembinaan mental juga menjadi prioritas melalui pemusatan latihan di Puslatpur Marinir TNI AL Piabung.

“Kekuatan atlet tidak hanya pada teknik dan fisik, tetapi juga pada mental dan daya juang. Karena itu, kami melatih mereka di lingkungan yang membentuk karakter tangguh,” ujarnya.

Taufik menambahkan, target kontingen bukan sekadar berpartisipasi, tetapi menorehkan prestasi yang membanggakan.

“Kami berharap para atlet menjaga sportivitas, tampil maksimal, dan mengharumkan nama Lampung. Mohon doa restu seluruh masyarakat agar Lampung dapat pulang membawa hasil yang membanggakan,” pungkasnya.

Dengan komposisi atlet terbaik dan dukungan penuh dari Pemprov Lampung, keikutsertaan Lampung dalam PON Beladiri II-2025 diharapkan menjadi momentum mempertegas posisi Lampung sebagai daerah yang serius mengembangkan prestasi olahraga nasional. (*)

 

sumber : Lampung City

Berita Terkait

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, menanggapi viralnya video konten kreator lokal Oniparawijaya
Dinas Perdagangan Angkat Bicara Terkait Dugaan Pungli di Pasar Pasir Gintung
Pemerintah Provinsi Lampung melepas 42 penyuluh pertanian untuk bertugas di Kementerian Pertanian Republik Indonesia
Realisasi PAD Lampung 2025 Turun, Kepala Bapenda Jelaskan Penyebab Tunda Bayar Pemprov
Milad Fajar Sumatera ke-15 Tahun, Direktur Utama Deni Kurniawan Bagikan Tali Asih, Alat Tulis, dan Bantuan Masjid Warga Negeri Olok Gading
Polda Lampung Terus Dalami Kasus Illegal Logging di Sakhbardong Pesisir Barat
Kunjungi Balai Wartawan, Polda Lampung Sampaikan Permohonan Maaf ke PWI
Inspektur Provinsi Lampung, Bayana, mengatakan bahwa selama ini pengawasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung masih dilakukan secara konvensional.
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:30 WIB

Dinas Perdagangan Angkat Bicara Terkait Dugaan Pungli di Pasar Pasir Gintung

Selasa, 6 Januari 2026 - 10:29 WIB

Pemerintah Provinsi Lampung melepas 42 penyuluh pertanian untuk bertugas di Kementerian Pertanian Republik Indonesia

Sabtu, 3 Januari 2026 - 13:11 WIB

Realisasi PAD Lampung 2025 Turun, Kepala Bapenda Jelaskan Penyebab Tunda Bayar Pemprov

Rabu, 31 Desember 2025 - 23:51 WIB

Milad Fajar Sumatera ke-15 Tahun, Direktur Utama Deni Kurniawan Bagikan Tali Asih, Alat Tulis, dan Bantuan Masjid Warga Negeri Olok Gading

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:04 WIB

Polda Lampung Terus Dalami Kasus Illegal Logging di Sakhbardong Pesisir Barat

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemprov Lampung Buka Peluang Kerjasama dengan Sucofindo

Rabu, 14 Jan 2026 - 22:35 WIB