Pemprov Lampung Ikuti Arahan Kemendagri Terkait Inflasi dan Realisasi Program Prioritas

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekubang), Zainal Abidin, mengikuti rapat koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi daerah secara virtual di Ruang Command Center Lantai II Dinas Kominfotik Lampung, Senin (28/6/2025).

Sebelum membahas terkait inflasi, Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir menyampaikan terkait perkembangan Pelaksanaan Program Prioritas Presiden RI (Minggu III Juni 2025), yaitu program makan bergizi gratis (MBG), program pembangunan 3 juta rumah, program pemeriksaan kesehatan gratis (PKG), program Koperasi Merah Putih, dan sekolah rakyat.

Berkaitan dengan sejumlah program unggulan tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Tomsi Tohir mengintruksikan kepada seluruh pemerintah daerah yang belum melaksanakan berbagai program prioritas tersebut, untuk segera melaksanakan program tersebut di daerahnya masing-masing.

“Kami mohon untuk atensinya, ini program prioritas Presiden RI, yang memiliki dampak hukum atau sanksi bagi kepala daerah yang tidak melaksanakannya. Ini sudah Minggu ke ti ga, tinggal satu minggu lagi yang belum mengusulkan,” kata Tomsi Tohir.

Baca Juga :  Bangunan Masih Perbaikan, Sekolah Rakyat Lampung Ditarget Mulai Pembelajaran Akhir Juli 2025

Menurut Tomsi Tohir, nantiny masing-masing kepala daerah akan diundang khusus untuk mempertanggung jawabkannya dan menjelaskan kenapa tidak atau belum mengusulkan.

Terkait inflasi, Tomsi Tohir menegaskan, pemerintah akan fokus dalam penurunan harga disejumlah komoditas, yang saat ini sedang mengalami kenaikan harga.

“Kalau telur dan ayam ras itu masih dalam batas toleransi, yang utama adalah beras, minyak kita, cabai merah dan cabai rawit. Oleh sebab itu, kami fokus pada empat jenis barang tersebut, supaya bisa dalam waktu singkat harganya akan lebih baik atau menurun,” tegas Tomsi Tohir.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini dalam peparannya menyampaikan, pada momen Hari Raya Iduladha tahun 2021-2023, secara umum terjadi inflasi, namun pada Iduladha tahun 2024 terjadi deflasi.

Secara historis, tahun 2021-2024, tingkat inflasi pada momen Hari Raya Iduladha biasanya lebih rendah dibandingkan momen ramadhan dan Hari Raya Idulfitri. Kecuali pada tahun 2022, tingkat inflasi momen Hari Raya Iduladha lebih tinggi dibandingkan momen Hari Raya Idulfitri.

Baca Juga :  Gubernur Rahmat Mirzani Rolling Lagi Jabatan Sore ini

Apabila dilihat dari komoditas penyumbang andil inflasi pada momen Hari Raya Iduladha, komoditas pada komponen tersebut, bergejolak dominan memberikan andil inflasi, dimana cabai rawit dan cabai merah dominan memberikan andil inflasi terbesar pada momen Iduladha tahun 2021-2024

Pada Mei 2025, komoditas pada komponen bergejolak yang menyumbang andil inflasi antara lain: tomat, beras dan ketimun. Terkait Indeks Perkembangan Harga Minggu ke dua pada Juni 2025, berdasarkan data SP2KP-pencatatan sampai dengan 13 Juni 2025, pada Minggu ke dua Juni 2025, terdapat 14 provinsi yang mengalami kenaikan IPH, satu provinsi stabil, dan 23 provinsi yang mengalami penurunan IPH dibandingkan bulan sebelumnya.

Ada pun Komoditas penyumbang andil kenaikan IPH di 14 provinsi yang mengalami kenaikan IPH adalah beras dan daging ayam ras.

 

 

Berita Terkait

Pemprov Lampung Santuni Keluarga Korban Kebakaran di Gedung Terra Drone Jakarta
Pembatas 138 Km, Gubernur Lampung Sebut Bukti Komitmen Presiden Atasi Konflik Gajah Way Kambas
Wagub Jihan Nurlela Tinjau Perbaikan Ruas Jalan Pringsewu–Pardasuka, Pastikan Akses Transportasi tetap Aman dan Lancar
Bencana Banjir Tiada Tertangani: Pemprov Ajak Pemkot Rakor Penataan Sungai
Konsisten Jaga Akuntabilitas, Pemprov Lampung Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu ke BPK RI
Pemprov Lampung Targetkan 90 Persen Jalan Provinsi Mantap pada 2028, Mulai 2026 Beralih ke Beton
Tiga Sektor Jadi Perhatian Utama Pemprov Lampung
345 Koperasi Merah Putih Berdiri di Lampung, Pemprov Optimalkan Aset Tak Terpakai
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 03:01 WIB

Pemprov Lampung Santuni Keluarga Korban Kebakaran di Gedung Terra Drone Jakarta

Senin, 13 Juli 2026 - 02:57 WIB

Pembatas 138 Km, Gubernur Lampung Sebut Bukti Komitmen Presiden Atasi Konflik Gajah Way Kambas

Senin, 13 Juli 2026 - 02:54 WIB

Wagub Jihan Nurlela Tinjau Perbaikan Ruas Jalan Pringsewu–Pardasuka, Pastikan Akses Transportasi tetap Aman dan Lancar

Senin, 13 Juli 2026 - 02:52 WIB

Bencana Banjir Tiada Tertangani: Pemprov Ajak Pemkot Rakor Penataan Sungai

Senin, 13 Juli 2026 - 02:49 WIB

Konsisten Jaga Akuntabilitas, Pemprov Lampung Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu ke BPK RI

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com