Bangunan Masih Perbaikan, Sekolah Rakyat Lampung Ditarget Mulai Pembelajaran Akhir Juli 2025

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

Kompastuntas.com, Bandar Lampung— Sekolah Rakyat di Lampung belum memulai pembelajaran pada Senin 14 Juli 2025 besok.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi menjelaskan Lampung masuk kategori I B yakni 37 titik dari total 100 titik Sekolah Rakyat se-Indonesia.

“Pertama kita masuk dalam 37 titik masuk dalam kategori I B. Kita sekarang progres masih tahapan renovasi oleh Kementerian PU yang mulai kontrak per 4 Juli 2025,” kata Aswarodi.

Berdasarkan pantauan Rilis ID, bangunan yang rencananya akan digunakan sebagai sekolah rakyat Lampung memang masih dalam tahapan renovasi.

Mulai dari atap, lantai hingga pintu masih dibongkar. Pekerja juga terlihat terus melakukan pekerjaan pembangunan sekolah rakyat ini.

Baca Juga :  Sovereign AI: AMSI Dorong Kemandirian Digital di Tengah Ancaman Krisis Media

Targetnya penyelesaian bangunan yang berada di lingkungan Kantor BPSDM Lampung tersebut berdasarkan kontrak hingga 45 hari kerja. Artinya hingga pertengahan Agustus 2025.

“Namun Pak Mensos berharap penyelesaian renovasi selesai di akhir Juli sehingga 37 dari 100 titik diharapkan bisa operasional ditahap ke dua, akhir Juli 2025,” katanya.

Karenanya pada Senin besok, Sekolah Rakyat Lampung belum dapat memulai kegiatan pembelajaran ataupun Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dilaksanakan oleh sekolah umum.

Baca Juga :  Kunjungan TP PKK Pusat, Apresiasi Gerak Cepat Program Imunisasi Anak di Provinsi Lampung

“Ya seyogyanya ikut tapi karena kondisi bangunan belum siap maka kita akan mulai akhir Juli 2025,” tambahnya.

Ditanya soal kesiapan, Aswarodi menyebut sudah siap. Diantaranya ialah Kepala Sekolah, guru hingga murid yang sudah ditetapkan.

“Selain itu untuk sarana prasarana kelengkapan ada 151 item diminta Kemensos agar kepala sekolah melakukan pengecekan, sudah siap hanya kita menunggu bangunan yang masih renovasi,” katanya.

Ketika bangunan selesai, support selesai maka akan bisa di operasional kan.

 

Berita Terkait

Pemprov Lampung Santuni Keluarga Korban Kebakaran di Gedung Terra Drone Jakarta
Pembatas 138 Km, Gubernur Lampung Sebut Bukti Komitmen Presiden Atasi Konflik Gajah Way Kambas
Wagub Jihan Nurlela Tinjau Perbaikan Ruas Jalan Pringsewu–Pardasuka, Pastikan Akses Transportasi tetap Aman dan Lancar
Bencana Banjir Tiada Tertangani: Pemprov Ajak Pemkot Rakor Penataan Sungai
Konsisten Jaga Akuntabilitas, Pemprov Lampung Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu ke BPK RI
Pemprov Lampung Targetkan 90 Persen Jalan Provinsi Mantap pada 2028, Mulai 2026 Beralih ke Beton
Tiga Sektor Jadi Perhatian Utama Pemprov Lampung
345 Koperasi Merah Putih Berdiri di Lampung, Pemprov Optimalkan Aset Tak Terpakai
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 03:01 WIB

Pemprov Lampung Santuni Keluarga Korban Kebakaran di Gedung Terra Drone Jakarta

Senin, 13 Juli 2026 - 02:57 WIB

Pembatas 138 Km, Gubernur Lampung Sebut Bukti Komitmen Presiden Atasi Konflik Gajah Way Kambas

Senin, 13 Juli 2026 - 02:54 WIB

Wagub Jihan Nurlela Tinjau Perbaikan Ruas Jalan Pringsewu–Pardasuka, Pastikan Akses Transportasi tetap Aman dan Lancar

Senin, 13 Juli 2026 - 02:52 WIB

Bencana Banjir Tiada Tertangani: Pemprov Ajak Pemkot Rakor Penataan Sungai

Senin, 13 Juli 2026 - 02:49 WIB

Konsisten Jaga Akuntabilitas, Pemprov Lampung Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu ke BPK RI

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com