Hingga 21 Juli 2025,Produksi Padi Di Lampung 1,8 Juta ton

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 00:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kompastuntas.com, Bandar Lampung – Produksi padi atau gabah di Provinsi Lampung hingga21 Juli 2025 mencapai 1,8 juta ton dari target sebanyak 3,5 juta ton. Produksi padi ini tersebardi 15 kabupaten/kota.

Kabid Tanaman Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH), Ida Rachmawati, mengatakan hingga tanggal 21 Juli 2025, produksi padi di Provinsi Lampung sebanyak 1.810.307 ton (lengkap lihat tabel).”Data produksi padi di Lampung sebanyak1.810.307 ton. Itu untuk Januar1-Juli 2025. Kalau sampai Desember diprediksi lebih dari 3 juta ton,” kata Ida, pada Rabu (23/7/2025).

Ida mengatakan, data produksi padi ini tersebar di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Rinciannya, Kabupaten Lampung Tengah terbanyak dengan 433.413 ton. Disusul Lampung Timur 277.742 ton, Lampung Selatan 251.337 ton, Tulang Bawang 183.064 ton, dan Mesuji

Baca Juga :  Pemprov Lampung Komitmen Kendalikan Inflasi dan Dukung Program 3 Juta Rumah

135.517 ton.

Selanjutnya, Kabupaten Tanggamus sebanyak 86.844 ton, Pringsewu 86.073 ton, Pesawaran

83.107 ton, Way Kanan 70.931 ton, Lampung Utara 69.953 ton, dan Pesisir Barat 42.085 ton.

Kemudian, Kabupaten Lampung Barat sebanyak 37.304 ton, Tulangbawang Barat 33.759 ton, Metro 17.317 ton dan Bandar Lampung sebanyak

1.864 ton.

Ida mengungkapkan, produksi padi terbanyak terjadi pada bulan April sebanyak 797.741 ton.

Sedangkan produksi padi terendah terjadi pada bulan Januari sebanyak 28.888 ton.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Panga ^

Baca Juga :  Waspada! 10 Ikan Favorit di Meja Makan Orang Indonesia Ini Ternyata Mengandung Merkuri Tinggi

Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi

Lampung, Bani Ispriyanto, menyebut pada tahun 2025 ini Pemprov Lampung telah menetapkan target produksi padi sebanyak 3,5 juta atau mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sebanyak 2,7 juta ton.

Sementara Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Pamuji Lestari, mengatakan Provinsi Lampung masiwilayah utama di Indonesia sebagai target

swasembada pangan.

Pamuji mengatakan, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus berupaya mewujudkan swasembada pangan dengan target peningkatan produksi gabah yang lebih tinggi.

la mengungkapkan, pemerintah telah

mencanangkan lima wilayah utama di Indonesia menjadi target swasembada pangan, yakni Lampung, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sumatera Selatan.

sumber:kompas tuntas

Berita Terkait

Pemprov Lampung Santuni Keluarga Korban Kebakaran di Gedung Terra Drone Jakarta
Pembatas 138 Km, Gubernur Lampung Sebut Bukti Komitmen Presiden Atasi Konflik Gajah Way Kambas
Wagub Jihan Nurlela Tinjau Perbaikan Ruas Jalan Pringsewu–Pardasuka, Pastikan Akses Transportasi tetap Aman dan Lancar
Bencana Banjir Tiada Tertangani: Pemprov Ajak Pemkot Rakor Penataan Sungai
Konsisten Jaga Akuntabilitas, Pemprov Lampung Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu ke BPK RI
Pemprov Lampung Targetkan 90 Persen Jalan Provinsi Mantap pada 2028, Mulai 2026 Beralih ke Beton
Tiga Sektor Jadi Perhatian Utama Pemprov Lampung
345 Koperasi Merah Putih Berdiri di Lampung, Pemprov Optimalkan Aset Tak Terpakai
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 03:01 WIB

Pemprov Lampung Santuni Keluarga Korban Kebakaran di Gedung Terra Drone Jakarta

Senin, 13 Juli 2026 - 02:57 WIB

Pembatas 138 Km, Gubernur Lampung Sebut Bukti Komitmen Presiden Atasi Konflik Gajah Way Kambas

Senin, 13 Juli 2026 - 02:54 WIB

Wagub Jihan Nurlela Tinjau Perbaikan Ruas Jalan Pringsewu–Pardasuka, Pastikan Akses Transportasi tetap Aman dan Lancar

Senin, 13 Juli 2026 - 02:52 WIB

Bencana Banjir Tiada Tertangani: Pemprov Ajak Pemkot Rakor Penataan Sungai

Senin, 13 Juli 2026 - 02:49 WIB

Konsisten Jaga Akuntabilitas, Pemprov Lampung Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu ke BPK RI

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com