Ade Utami Ibnu Nahkodai PKS Lampung: Isyarat Perubahan atau Reposisi Elit?

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 24 Juli 2025 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ade Utami Ibnu Nahkodai PKS Lampung: Isyarat Perubahan atau Reposisi Elit?

 

Kompastuntas.com— Kedaton, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung resmi berganti komando. Ade Utami Ibnu, politisi kawakan yang sudah malang melintang di tubuh partai sejak awal reformasi, ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Lampung periode 2025–2030. Pengumuman ini disiarkan melalui kanal resmi DPP PKS pada Kamis, 24 Juli 2025.

Penunjukan Ade menggantikan Ahmad Mufti Salim menandai fase baru dalam perjalanan partai dakwah di Sai Bumi Ruwa Jurai. Ade yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPW dan anggota DPRD Provinsi Lampung dinilai sebagai sosok organisatoris yang loyal dan mampu menjembatani generasi kader lama dan baru.

“Ini bukan sekadar promosi struktural, tapi amanah besar. Saya tak ingin berjalan sendiri. Ini kerja kolektif untuk membawa PKS lebih kuat dan relevan,” ujar Ade dalam pernyataan resminya.

Ruh Reformasi yang Mulai Pudar

Ade menyuarakan pentingnya menghidupkan kembali ruh reformasi yang menurutnya mulai kehilangan nyala. Ia menyindir bahwa partai politik, termasuk PKS, belakangan ini lebih sibuk mengejar elektabilitas ketimbang menjaga integritas dan idealisme perjuangan.

“Jangan sampai kita menjadi partai besar dengan hati yang mengecil,” sindir Ade.

Pernyataan itu dibaca sebagai sinyal kritik internal sekaligus ajakan membangun kembali militansi dan kedekatan dengan akar rumput. Terlebih, tantangan politik lima tahun ke depan bukan hanya soal Pemilu, tapi soal menjaga kepercayaan publik yang kian sinis pada partai politik.

Baca Juga :  KPK Sita 65 Lahan di Lampung Terkait Kasus Korupsi Pembangunan Jalan Tol

Pertarungan Lini Dalam

Penunjukan Ade bukan tanpa riak. Sumber internal menyebutkan, dinamika pemilihan Ketua DPW berlangsung sengit dan menyimpan ketegangan antar faksi. Beberapa tokoh senior disebut tidak puas dengan keputusan DPP karena dianggap tak melibatkan forum musyawarah wilayah secara terbuka.

Namun demikian, suara DPP dianggap final dan menjadi bagian dari upaya restrukturisasi menyeluruh menjelang Pilkada 2024 dan konsolidasi nasional PKS.

“Kalau partai ingin relevan di Lampung, maka harus keluar dari zona nyaman. Pak Ade punya potensi itu,” kata seorang kader senior yang meminta namanya disamarkan.

Susunan Pengurus dan Peta Kekuatan Baru

Selain Ade, DPP PKS juga menetapkan susunan pengurus inti DPW PKS Lampung periode 2025–2030. Di antaranya:
• Sekretaris DPW: Muhammad Suhada
• Bendahara: Mukhlas Ermanto Bastari
• Ketua Bidang Kaderisasi: Joko Mulyono
• Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW): Ahmad Mufti Salim
• Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW): Tri Mulyono

Dengan komposisi ini, Ade diperkirakan akan mengandalkan jejaring kader muda serta loyalis lama untuk membentuk barisan baru yang solid.

Menuju Pilkada dan Peta Koalisi

Pengamat politik dari Universitas Lampung, Dr. Dedi Hermawan, M.Si, menilai penunjukan Ade sebagai bentuk konsolidasi menjelang Pilkada serentak. PKS Lampung, menurutnya, tengah menimbang ulang arah koalisi dan strategi pemenangan di sejumlah daerah krusial seperti Bandar Lampung, Lampung Selatan, dan Metro.

“PKS butuh figur yang bisa berdiplomasi dengan partai lain tapi tetap menjaga basis ideologisnya. Ade punya rekam jejak itu. Namun tantangannya, bagaimana dia merangkul semua faksi di dalam tubuh partai sendiri,” ujar Dedi.

Sebagai catatan, perubahan di tubuh PKS Lampung menunjukkan bahwa partai ini tak ingin terjebak dalam stagnasi. Namun, perubahan nama dan wajah tak berarti apa-apa jika tak disertai perbaikan substansi dan keberanian menata ulang orientasi perjuangan. Ade Utami kini memegang kunci itu. Tinggal apakah ia benar-benar berani memutarnya.

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

Integritas Anggota DPRD Lampung Barat Dipertanyakan, Temuan BPK Soal Tunjangan Jadi Sorotan
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII
Gerobak Hancur dan Atap Ambruk, Aprozi Alam Datangi Korban Puting Beliung di Kotabumi
Alzier Ingatkan Golkar Lampung Tengah, Jangan Jegal Musa Ahmad Jelang Musda
Jelang Musda, Eks Ketua Golkar Bandar Lampung Yuhadi Bicara Terbuka: Benny–Akbar–Rama Dinilai Paling Ideal Isi KSB
Akademisi Unila Serahkan Kajian Reformasi Polri ke Komisi III DPR RI
Winarti–Palgunadi Disebut Siap Pimpin PDIP Lampung? Inikah, Manuver Politik di Baliknya
Targetkan Pemilih Milenial Pemilu 2029, Sayap Partai PDI Perjuangan Gelar Rakernas
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:38 WIB

Integritas Anggota DPRD Lampung Barat Dipertanyakan, Temuan BPK Soal Tunjangan Jadi Sorotan

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:37 WIB

PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sengketa PB IKA PMII

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:10 WIB

Gerobak Hancur dan Atap Ambruk, Aprozi Alam Datangi Korban Puting Beliung di Kotabumi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:01 WIB

Alzier Ingatkan Golkar Lampung Tengah, Jangan Jegal Musa Ahmad Jelang Musda

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:18 WIB

Jelang Musda, Eks Ketua Golkar Bandar Lampung Yuhadi Bicara Terbuka: Benny–Akbar–Rama Dinilai Paling Ideal Isi KSB

Berita Terbaru

Daerah

WLC Lampung Berbagi Sembako Dibulan Penuh Berkah

Minggu, 1 Mar 2026 - 21:01 WIB