Tinta Emas 2025: FKPT Lampung Apresiasi Jurnalis Berprestasi dalam Perang Melawan Radikalisme

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 21 Mei 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tinta Emas 2025: FKPT Lampung Apresiasi Jurnalis Berprestasi dalam Perang Melawan Radikalisme

Kompastuntas.com— Bandarlampung, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Lampung berkomitmen meningkatkan literasi kebangsaan dan membentengi masyarakat dari pengaruh paham radikalisme melalui media massa. Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah melalui Lomba Karya Jurnalistik Tinta Emas 2025, yang pemenangnya diumumkan dalam acara Rembuk Merah Putih pada Selasa (21/5), di Ruang Sungkai, Balai Keratun, Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Lomba ini menjadi ajang penghargaan bagi para jurnalis yang berkontribusi aktif dalam menyebarluaskan narasi damai dan menangkal paham ekstremisme berbasis kekerasan. Sekitar seratus peserta hadir dalam acara tersebut, yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, akademisi, serta jurnalis dari berbagai media di Lampung.

Tampan Fernando dari rilis.id berhasil meraih Juara I lewat karya jurnalistik berjudul “Jalan Tobat Mantan Teroris, Kini Jadi Penyebar Cinta”. Karya ini menggugah pembaca melalui kisah transformasi seorang mantan teroris yang kini mendedikasikan hidupnya untuk menyebarkan pesan perdamaian. Tulisan ini dipuji karena kekuatan narasi, kedalaman wawancara, serta relevansi temanya dalam konteks deradikalisasi berbasis kemanusiaan.

Baca Juga :  Babak Akhir Sengketa Peradi: Mahkamah Agung Menangkan Kubu Otto Hasibuan

Juara II diraih oleh Rio Fauzul dari Lampungway.com dengan artikel “Menjaga Indonesia dari Dalam: FKPT Lampung dan Perang Ideologi di Tanah Sendiri.” Artikel ini menyoroti peran strategis FKPT dalam menjaga ideologi Pancasila di tengah gempuran ideologi radikal, dengan mengedepankan pendekatan edukatif dan kolaboratif.

Untuk kategori Straight News Terbaik, penghargaan diberikan kepada Febri Arianto dari Lampungpro.co melalui berita berjudul “Lewat Rembuk Merah Putih, BNPT Ajak Tokoh Masyarakat di Lampung Aktif Bantu Dukung Pencegahan Aksi Radikalisme.” Karya ini menyampaikan pesan kunci acara sekaligus menekankan pentingnya sinergi antara negara dan elemen masyarakat.

Ketua FKPT Lampung M Firsada dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada para peserta terutama para jurnalis yang telah menjadi mitra strategis dalam menciptakan ruang publik yang sehat, inklusif, dan bebas dari propaganda kekerasan.

“Karena musuh terbesar bangsa ini bukan berasal dari luar negeri, melainkan dari dalam bangsa itu sendiri, seperti paham radikalisme, intoleransi dan juga terorisme,” ujar Firsada.

Baca Juga :  Dipecat Burger King Gegara 'Free Palestine', Karyawan Ini Justru 'Panen' Solidaritas Ratusan Juta Rupiah

Wira Hadikusuma, Kabid Media dan Hukum FKPT Lampung, menyoroti peran penting jurnalis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab. “Jurnalis bukan hanya penyampai informasi, tapi juga kontrol sosial. Di era digital, informasi belum tentu benar. Wartawan wajib melakukan check, re-check, dan bahkan triple-check,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa menurut Dewan Pers, terorisme adalah extra ordinary crime (kejahatan luar biasa) sehingga Dewan Pers mengeluarkan Pedoman Peliputan Terorisme seperti Wartawan selalu menempatkan keselamatan jiwa jika mengancam jiwa dan raga serta menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi atau pemilik perusahaan.

Selain pengumuman pemenang, acara Rembuk Merah Putih juga diisi dengan diskusi kebangsaan, pemaparan tugas dan fungsi jurnalis dalam menangkal radikalisme dan terorisme, serta dialog terbuka mengenai strategi pencegahan terorisme di tingkat lokal. (*)

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

36 Tahun Berpencar, Aktivis HUMANIKA Kembali Bertemu
Tim SAR Gabungan Kerahkan 7 SRU, Pencarian 8 Orang di Selat Sunda Masih Nihil
HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Dipecat Burger King Gegara ‘Free Palestine’, Karyawan Ini Justru ‘Panen’ Solidaritas Ratusan Juta Rupiah
Batas Usia ASN Dinilai Jadi Instrumen Regenerasi dan Efektivitas Birokrasi, Tetap Harus Berbasis Sistem Merit
Menko Pangan Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Pastikan Hadiri Kick-off
Kuntadi Resmi Jadi Jampidsus, Presiden Prabowo Teken Keppres Pengganti Febrie Adriansyah
Bencana Mengintai Lampung, Proyek Air Bersih BPBD Diterpa Isu Miring
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:51 WIB

36 Tahun Berpencar, Aktivis HUMANIKA Kembali Bertemu

Kamis, 10 September 2026 - 10:54 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan 7 SRU, Pencarian 8 Orang di Selat Sunda Masih Nihil

Rabu, 2 September 2026 - 20:45 WIB

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Dipecat Burger King Gegara ‘Free Palestine’, Karyawan Ini Justru ‘Panen’ Solidaritas Ratusan Juta Rupiah

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:58 WIB

Batas Usia ASN Dinilai Jadi Instrumen Regenerasi dan Efektivitas Birokrasi, Tetap Harus Berbasis Sistem Merit

Berita Terbaru

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Sabtu, 19 Sep 2026 - 08:19 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com