Silaturahmi di Kodam XXI: Mayjen Kristomei Tekankan Kolaborasi untuk Kemajuan Lampung

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Bandar Lampung — Kodam XXI Raden Intan menggelar kegiatan bertajuk “Raden Intan Menyapa, Menjalin Silaturahmi Menguatkan Sinergi” yang berlangsung di Aula Sudirman, Bandar Lampung, Rabu (10/12/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh organisasi pers, wartawan, organisasi kepemudaan (OKP), serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari sejumlah perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Pangdam XXI Raden Intan Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum pertemuan pertama dirinya dengan insan media dan mahasiswa sejak resmi menjabat.

“Kami sebagai pejabat yang baru dan pertama, belum pernah bertatap muka dengan media dan mahasiswa dalam agenda formal. Berkomunikasi dengan media bukan hal baru karena sebelumnya saya bertugas di Kapuspen TNI,” ujarnya.

Kristomei menekankan pentingnya saling mengenal, membuka ruang komunikasi, dan mencari solusi bersama guna membangun sinergi dan kolaborasi positif bagi Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Jangan Lupa, 11 Oleh-oleh Khas Lampung Wajib Dibawa Pulang

Ia menjelaskan bahwa pengembangan Kodam XXI merupakan bagian dari Rencana Strategis TNI 2026, termasuk penambahan sejumlah satuan baru sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan wilayah.

TNI berencana menambah tiga batalyon baru, serta pembangunan tambahan satuan di beberapa wilayah Lampung seperti Lampung Timur, Tanggamus, dan Pesisir Barat.

Selain memperkuat aspek pertahanan, TNI juga terlibat dalam pengembangan sektor peternakan dan pertanian sebagai bagian dari kontribusi terhadap pemerintah daerah dan masyarakat.

“Dengan penambahan pasukan, tingkat kenyamanan dan keamanan masyarakat harus bertambah, sehingga iklim investasi juga meningkat,” tegasnya.

Menurutnya, penting bagi masyarakat memahami bahwa penambahan pasukan bukan semata bertujuan militeristik, tetapi strategis untuk mendukung pembangunan daerah, menjaga keamanan, dan meningkatkan roda perekonomian.

“Ada kesepahaman bersama, mengapa ada penambahan pasukan. Dengan pembangunan satuan ini, ekonomi dapat bergerak lebih cepat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong Upaya Wujudkan Birokrasi Akuntabel dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Ia menegaskan bahwa media, mahasiswa, dan LSM adalah unsur penyimbang pembangunan, dan TNI terbuka terhadap kritik konstruktif.

“Kita tidak anti kritik,” katanya.

Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru hingga pencegahan bencana, Kristomei menyampaikan bahwa ia telah memerintahkan jajaran Korem dan Kodim untuk berkoordinasi dengan berbagai instansi termasuk BNPB terkait kesiapan personel serta perlengkapan.

Selain itu, ia menegaskan bahwa program TNI Masuk Kampus bukan bentuk militerisasi.

“Tidak pernah ada di benak untuk militerisasi. Kami hanya ingin menanamkan cinta tanah air dan wawasan kebangsaan,” tegasnya.

Setelah penyampaian sambutan, acara dilanjutkan dengan dialog interaktif. Para peserta menyoroti beberapa isu, antara lain penguatan tata kelola hutan lindung serta persiapan personel TNI dalam mengantisipasi potensi bencana di Lampung.

Berita Terkait

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, menanggapi viralnya video konten kreator lokal Oniparawijaya
Dinas Perdagangan Angkat Bicara Terkait Dugaan Pungli di Pasar Pasir Gintung
Pemerintah Provinsi Lampung melepas 42 penyuluh pertanian untuk bertugas di Kementerian Pertanian Republik Indonesia
Realisasi PAD Lampung 2025 Turun, Kepala Bapenda Jelaskan Penyebab Tunda Bayar Pemprov
Milad Fajar Sumatera ke-15 Tahun, Direktur Utama Deni Kurniawan Bagikan Tali Asih, Alat Tulis, dan Bantuan Masjid Warga Negeri Olok Gading
Polda Lampung Terus Dalami Kasus Illegal Logging di Sakhbardong Pesisir Barat
Kunjungi Balai Wartawan, Polda Lampung Sampaikan Permohonan Maaf ke PWI
Inspektur Provinsi Lampung, Bayana, mengatakan bahwa selama ini pengawasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung masih dilakukan secara konvensional.
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:30 WIB

Dinas Perdagangan Angkat Bicara Terkait Dugaan Pungli di Pasar Pasir Gintung

Selasa, 6 Januari 2026 - 10:29 WIB

Pemerintah Provinsi Lampung melepas 42 penyuluh pertanian untuk bertugas di Kementerian Pertanian Republik Indonesia

Sabtu, 3 Januari 2026 - 13:11 WIB

Realisasi PAD Lampung 2025 Turun, Kepala Bapenda Jelaskan Penyebab Tunda Bayar Pemprov

Rabu, 31 Desember 2025 - 23:51 WIB

Milad Fajar Sumatera ke-15 Tahun, Direktur Utama Deni Kurniawan Bagikan Tali Asih, Alat Tulis, dan Bantuan Masjid Warga Negeri Olok Gading

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:04 WIB

Polda Lampung Terus Dalami Kasus Illegal Logging di Sakhbardong Pesisir Barat

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemprov Lampung Buka Peluang Kerjasama dengan Sucofindo

Rabu, 14 Jan 2026 - 22:35 WIB