OJK-Karang Taruna Lampung Bersinergi Perkuat Ekonomi Desa

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OJK-Karang Taruna Lampung Bersinergi Perkuat Ekonomi Desa

Kompastuntas.com, Bandarlampung — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Karang Taruna Provinsi Lampung bersinergi memperkuat ekonomi desa melalui pengembangan kewirausahaan pemuda. Gagasan tersebut sejalan dengan program prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Desaku Maju.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Kepala OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy beserta jajaran dengan Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung Wahrul Fauzi Silalahi dan jajaran di Kantor OJK Lampung, Senin (10/8/2026).

Otto mengatakan, pembangunan ekonomi daerah tidak boleh hanya berpusat di kawasan perkotaan, tetapi harus menyentuh hingga pelosok desa. Menurutnya, potensi pemuda desa sangat besar jika dikembangkan melalui ekosistem kewirausahaan yang terstruktur.

“Pak Gubernur sangat konsen dengan hilirisasi dan pembangunan ekonomi yang episentrumnya ada di desa. Biar pemerataan kesejahteraan itu tidak melulu dinikmati oleh teman-teman yang ada di kota, tetapi terlihat nyata buat masyarakat di desa,” kata Otto.

Ia menjelaskan, Karang Taruna dipilih sebagai mitra strategis karena memiliki jaringan organisasi yang kuat dan terstruktur, mulai tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga desa.

Baca Juga :  Tarif Tol Naik, Akademisi Unila Soroti Ancaman bagi Mobilitas dan Daya Beli Masyarakat

Sebagai tahap awal, OJK Lampung berencana menginisiasi program pembinaan kewirausahaan pemuda di 30 desa prioritas yang masuk dalam program Desaku Maju.

Ke-30 desa tersebut merupakan perwakilan dari seluruh kabupaten di Provinsi Lampung. Dengan demikian, program yang berhasil nantinya dapat menjadi model untuk direplikasi di desa-desa lainnya.

“Kita bisa memulainya di 30 desa prioritas Pak Gubernur, yaitu Desaku Maju. Karena 30 desa itu mewakili seluruh kabupaten di Lampung. Harapannya, kalau nanti sukses terlaksana, teman-teman di kabupaten tinggal mereplikasi saja untuk desa-desa yang lain,” ujar Otto.

Selain mencetak wirausaha baru, kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat perdesaan.

Otto menyebut akses masyarakat Lampung terhadap industri jasa keuangan pada 2025 telah mencapai sekitar 80 persen, atau terus mendekati target nasional sebesar 90 persen. Namun, tingkat literasi keuangan masyarakat masih berada di kisaran 66 persen.

Karena itu, keterlibatan pemuda desa dalam aktivitas kewirausahaan yang terhubung dengan lembaga keuangan formal diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap manfaat dan risiko produk jasa keuangan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lampung: Munas HIPMI 2026 Jadi Momentum Promosi Potensi dan Investasi Daerah.

CETAK PENGUSAHA MUDA DARI DESA

Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung Wahrul Fauzi Silalahi menyambut baik sinergi tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap program OJK.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan agenda strategis Karang Taruna untuk mencetak sebanyak mungkin pengusaha muda di berbagai desa di Provinsi Lampung.

“Program ini dirancang untuk menciptakan wirausahawan muda berbasis desa yang mampu membuka lapangan kerja baru serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal,” ungkap Wahrul.

Ia menjelaskan, program pencetakan wirausaha muda tersebut juga merupakan bagian dari komitmen dan arahan Gubernur Lampung dalam mempercepat pembangunan kawasan perdesaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kewirausahaan pemuda.

“Melalui sinergi antara Karang Taruna, Pemerintah Daerah, OJK dan lembaga keuangan formal, diharapkan wirausahawan muda yang lahir dari desa dapat menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung yang mandiri dan berdaya saing di masa depan,” pungkasnya. (*).

Berita Terkait

APPSI Lampung Utara Gelar Musda, Perkuat Kolaborasi Pedagang Pasar Menuju Indonesia Maju dan Bermartabat
Tarif Tol Naik, Akademisi Unila Soroti Ancaman bagi Mobilitas dan Daya Beli Masyarakat
Ironi Anggaran Triliunan dan Rapor Merah Pendidikan Lampung
Kendaraan Baru Dongkrak PAD Lampung, Indikator Ekonomi Tumbuh
HIPMI Gelar Munas di Bandar Lampung, Jamal: Semangat Pengusaha Pejuang Harus Terus Dijaga
Ratusan Masa Aksi AMAL MBG di Tugu Adiputra Minta Program Dilanjutkan
Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Bantah Kerahkan Preman, Tim Caketum BPP HIPMI Reynaldo Bryan Kecam Tindakan Polisi, Minta Panitia Munas – Pemprov Lampung Netral
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:50 WIB

OJK-Karang Taruna Lampung Bersinergi Perkuat Ekonomi Desa

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:04 WIB

APPSI Lampung Utara Gelar Musda, Perkuat Kolaborasi Pedagang Pasar Menuju Indonesia Maju dan Bermartabat

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:46 WIB

Tarif Tol Naik, Akademisi Unila Soroti Ancaman bagi Mobilitas dan Daya Beli Masyarakat

Senin, 6 Juli 2026 - 11:01 WIB

Ironi Anggaran Triliunan dan Rapor Merah Pendidikan Lampung

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:46 WIB

Kendaraan Baru Dongkrak PAD Lampung, Indikator Ekonomi Tumbuh

Berita Terbaru

Opini

Tobat Ekologis Indonesia Diminta Dimulai dari Lampung

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:44 WIB

Daerah

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:54 WIB

Ekonomi

OJK-Karang Taruna Lampung Bersinergi Perkuat Ekonomi Desa

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:50 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com