Nanomaterial Rusia Diuji di Laut Lampung: UIN Raden Intan Bidik Terobosan Anti-Fouling Tropis

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nanomaterial Rusia Diuji di Laut Lampung: UIN Raden Intan Bidik Terobosan Anti-Fouling Tropis

Kompastuntas.com—Bandar Lampung, tanpa banyak gembar-gembor, UIN Raden Intan Lampung bersama Tomsk State University (TSU) Rusia mulai menguji teknologi anti-fouling berbasis nanomaterial di Pantai Tiska. Selembar pelat berlapis cat biosidal ditenggelamkan pada kedalaman dua meter—sebuah eksperimen sederhana, namun menyimpan taruhan besar: mampukah material yang dikembangkan di iklim subtropis bertahan di ganasnya laut tropis?

Teknologi anti-fouling adalah perisai utama kapal dari tempelan alga, teritip, hingga jamur yang memperlambat laju dan memboroskan bahan bakar. TSU mengklaim cat mereka mengandung agen biosidal yang bukan hanya menahan pertumbuhan organisme laut, tetapi juga menghambat korosi. Lampung menjadi ajang uji paling krusial untuk memastikan klaim itu bukan sekadar jargon laboratorium.

Baca Juga :  Wamendiktisaintek Stella Christie Benarkan Menulis Sebagai Kegiatan Tuangkan Pikiran

Rektor UIN RIL, Prof. Wan Jamaluddin, menegaskan riset ini sebagai lompatan nyata internasionalisasi kampus. “Kami tidak ingin berhenti pada slogan. Riset harus memberi dampak langsung bagi dunia maritim,” katanya. Tahun 2025, menurutnya, adalah fase pembuktian bahwa UIN RIL mampu bermain di gelanggang riset global.

Dari pihak TSU, Wakil Rektor Kerja Sama Internasional Artyom Rykun menyebut kondisi tropis sebagai “medan tempur sesungguhnya”. Material yang stabil di Rusia belum tentu sanggup bertahan di suhu tinggi, kelembapan ekstrem, dan laju pertumbuhan biota tropis yang agresif. Jika teknologi ini lolos uji, manfaatnya tak hanya untuk kapal, tetapi juga pelabuhan, dermaga, hingga infrastruktur pesisir.

Baca Juga :  Selamat, 149 Sarjana Baru Fakultas Pertanian Unila Siap Berkontribusi Untuk Negri

Bagi UIN RIL, penenggelaman pelat di Pantai Tiska mungkin tampak sebagai langkah kecil. Namun, riset ini menandai ambisi yang lebih besar: menjadikan Lampung pusat pengujian material tropis dan menempatkan kampus hijau itu sebagai pemain baru dalam inovasi maritim.

Satu pesan ingin mereka sampaikan: riset Indonesia tak lagi sekadar mengekor. Kali ini, kita mulai menantang medan tropis dengan taring sendiri.

Berita Terkait

Generasi Muda Lampung Dilibatkan dalam Festival Tari Cangget
Mahasiswa UIN Raden Intan Lampung Gelar Galang Dana untuk Korban Bencana di Sumatera
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG, 6.762 Guru Ikut Tes Serentak
UIN Dorong Warga Kota Agung Barat Berani Melapor Kasus Kekerasan
UIN Raden Intan–TSU Rusia Uji Perban Nanomaterial Biosidal di RSUD Dadi Tjokrodipo
Gubernur Lampung Ajak Santri Darul Islah Jadi Agen Perubahan dan Penjaga Moral Bangsa
Gubernur Mirza Buka Musda XVI Pramuka Lampung, Jihan Nurlela Terpilih Jadi Ketua Kwarda 2025–2030
Pemprov Lampung Apresiasi Peran Mathla’ul Anwar dalam Pendidikan dan Dakwah Umat
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 14:47 WIB

Generasi Muda Lampung Dilibatkan dalam Festival Tari Cangget

Senin, 8 Desember 2025 - 09:46 WIB

Mahasiswa UIN Raden Intan Lampung Gelar Galang Dana untuk Korban Bencana di Sumatera

Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:56 WIB

Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG, 6.762 Guru Ikut Tes Serentak

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:33 WIB

UIN Dorong Warga Kota Agung Barat Berani Melapor Kasus Kekerasan

Jumat, 28 November 2025 - 16:45 WIB

Nanomaterial Rusia Diuji di Laut Lampung: UIN Raden Intan Bidik Terobosan Anti-Fouling Tropis

Berita Terbaru

Daerah

Kwarda Lampung Sambut Racana UIM

Rabu, 10 Des 2025 - 12:07 WIB