“Kapolda Lampung Diganti, Irjen Helmy Diparkir ke Itwasum”

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 26 September 2025 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Mutasi 60 Pati dan Pamen, Kapolda Lampung Diganti

 

Kompastuntas.com— Jakarta, Kepolisian Republik Indonesia kembali merombak jajaran perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sebanyak 60 nama tercantum dalam dua Surat Telegram Kapolri, masing-masing ST/2134/IX/KEP./2025 tertanggal 19 September dan ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyebut mutasi ini sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pengembangan karier anggota. “Rotasi jabatan adalah hal yang dinamis dalam tubuh Polri. Tujuannya memperkuat organisasi menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks,” ujar Trunoyudo, Jumat (26/9).

Baca Juga :  Dudung Abdurachman Resmi Jadi KSP, DPP Komite OSIS Nasional Nyatakan Dukungan Penuh

Namun, di balik bahasa resmi “penyegaran”, mutasi kerap dibaca publik sebagai manuver politik internal Polri. Beberapa posisi strategis bergeser, termasuk kursi kepala kepolisian daerah. Salah satunya Kapolda Lampung. Irjen Pol Helmy Santika ditarik ke Itwasum Polri, pos pengawasan internal yang kerap dianggap sebagai “parkir sementara”. Posisinya digantikan Brigjen Pol Helfi Assegaf, perwira yang sebelumnya menjabat Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim.

Pergantian pucuk pimpinan Polda Lampung menyita perhatian. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu episentrum kasus korupsi, narkotika, hingga konflik agraria.

Tantangan besar menunggu Helfi Assegaf, terutama memperbaiki citra Polda Lampung yang kerap disorot karena lemahnya penegakan hukum di daerah rawan tersebut.

Mutasi massal kali ini memperlihatkan dinamika internal Polri yang tak hanya berkaitan dengan soal manajemen sumber daya manusia, melainkan juga peta kekuasaan di tubuh kepolisian. Publik menunggu, apakah rotasi ini benar-benar membawa “penyegaran” atau sekadar melanggengkan status quo.

Editor : Hengki Utama

Sumber Berita: Kompas.com

Berita Terkait

36 Tahun Berpencar, Aktivis HUMANIKA Kembali Bertemu
Tim SAR Gabungan Kerahkan 7 SRU, Pencarian 8 Orang di Selat Sunda Masih Nihil
HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Dipecat Burger King Gegara ‘Free Palestine’, Karyawan Ini Justru ‘Panen’ Solidaritas Ratusan Juta Rupiah
Batas Usia ASN Dinilai Jadi Instrumen Regenerasi dan Efektivitas Birokrasi, Tetap Harus Berbasis Sistem Merit
Menko Pangan Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Pastikan Hadiri Kick-off
Kuntadi Resmi Jadi Jampidsus, Presiden Prabowo Teken Keppres Pengganti Febrie Adriansyah
Bencana Mengintai Lampung, Proyek Air Bersih BPBD Diterpa Isu Miring
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:51 WIB

36 Tahun Berpencar, Aktivis HUMANIKA Kembali Bertemu

Kamis, 10 September 2026 - 10:54 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan 7 SRU, Pencarian 8 Orang di Selat Sunda Masih Nihil

Rabu, 2 September 2026 - 20:45 WIB

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Dipecat Burger King Gegara ‘Free Palestine’, Karyawan Ini Justru ‘Panen’ Solidaritas Ratusan Juta Rupiah

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:58 WIB

Batas Usia ASN Dinilai Jadi Instrumen Regenerasi dan Efektivitas Birokrasi, Tetap Harus Berbasis Sistem Merit

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com