Buka Rakorda Posyandu 2025, Gubernur Mirza Tegaskan Penguatan Transformasi Layanan Hingga ke Desa

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 19 November 2025 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Bandar Lampung — Gubernur Lampung sekaligus Ketua Dewan Penasehat Posyandu Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Ketua Pembina Posyandu Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Posyandu Provinsi Lampung Tahun 2025 di Hotel Horison, Selasa (18/11/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Transformasi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan untuk

Kesejahteraan Masyarakat” dan dilaksanakan mulai dari tanggal 18-19 Nopember 2025 di Hotel Horison, Bandar Lampung

Acara dihadiri para Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota, perangkat daerah pengampu 6

Standar Pelayanan Minimal (SPM), organisasi mitra, serta kader-kader Posyandu dari seluruh Lampung.

Dalam arahannya, Gubernur Mirza menegaskan bahwa Posyandu kini tidak lagi sekadar pelayanan kesehatan dasar bagi ibu hamil, balita, dan lansia.

Berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu telah berkembang menjadi pusat layanan terpadu di tingkat desa/kelurahan yang mencakup:

Kesehatan, Pendidikan dan layanan anak usia dini, Pekerjaan umum dan perumahan rakyat, Sosial dan perlindungan kelompok rentan, Ketertiban dan keamanan lingkungan dan Pemberdayaan masyarakat

“Posyandu menjadi garda terdepan untuk memastikan negara hadir memenuhi hak masyarakat sejak anak dalam kandungan. Semua bayi dan anak di Lampung harus mendapat pelayanan yang sama, tanpa ada perbedaan,” tegas Gubernur.

la menambahkan, kualitas SDM menjadi penentu kemajuan Lampung. Negara harus memastikan semua anak mendapatkan kesempatan tumbuh sehat, cerdas, dan setara.

Saat ini Lampung memiliki 8.456 Posyandu dengan lebih dari 31 ribu kader yang tersebar di 15 kabupaten/kota. Gubernur Mirza mengapresiasi dedikasi para kader yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.

Baca Juga :  RSUDAM Tegas Sikapi Kasus Pungli, IDI Ikut Prihatin

“Pemerintah berterima kasih kepada seluruh kader

Posyandu yang membentuk jaringan pelayanan sampai ke desa-desa. Peran mereka sangat strategis dalam menyiapkan generasi penerus bangsa,’ ,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung telah mengalokasikan dukungan APBD untuk penguatan program Posyandu pada 2024-2026.

Enam OPD pengampu SPM, mulai dari kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, sosial, ketertiban umum, hingga pemberdayaan masyarakat diminta memperkuat sinergi untuk mendukung program program Posyandu.

“Hanya dengan kolaborasi lintas sektor, Posyandu dapat menjalankan pelayanan yang holistik dan berkualitas,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menegaskan pentingnya edukasi ibu hamil hingga remaja tentang gizi seimbang, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Program Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita (MBG B3) disebut sebagai strategi kunci mendukung tumbuh kembang anak Lampung.

Gubernur berharap Rakorda ini menghasilkan rekomendasi konkret untuk meningkatkan kualitas

Posyandu dan pelayanan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kita ingin generasi penerus Lampung tumbuh lebih hebat dari kita. Posyandu adalah fondasi penting untuk mewujudkannya. Mari kita bekerja sungguh-sungguh, berkolaborasi, dan menjalankan komitmen ini bersama,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Lampung menyerahkan sejumlah bantuan untuk tim pembina Posyandu dan masyarakat di 15 Kabupaten/Kota, seperti: susu UHT, paket bantuan sosial, alat bantu penyandang disabilitas, paket kebutuhan pokok, peralatan pendukung Posyandu, hingga alat pemadam kebakaran untuk beberapa kabupaten.Bantuan tersebut diharapkan memperkuat layanan Posyandu di seluruh wilayah.

Baca Juga :  Wagub Jihan Dorong RSJD Lampung Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Komitmen Birokrasi Bersih

Sementara itu, Ketua Pembina Posyandu Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menekankan pentingnya percepatan registrasi Posyandu sesuai Keputusan Mendagri Nomor 100.3-2834 Tahun

2025.

Registrasi diperlukan agar data kelembagaan valid, meningkatkan ketertiban administrasi, serta menjadi syarat untuk mengikuti ajang nasional Posyandu.

“Provinsi dan kabupaten/kota harus terus bergerak.

Target kita 100 persen Posyandu terdaftar pada 2026,” tegas Wulan Sari Mirza

la meminta seluruh Ketua Tim Pembina Posyandu kabupaten/kota meningkatkan kunjungan dan pembinaan agar implementasi 6 SPM berjalan maksimal. la juga menyoroti pentingnya pembahasan penanganan berbagai isu kesehatan masyarakat seperti: percepatan penurunan stunting, pencegahan kecacingan, deteksi dini TBC, peningkatan imunisasi, serta penguatan monitoring kader Puskesmas-Posyandu.

Wulan Sari Mirza menegaskan bahwa kemauan, kerja sama, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan penguatan Posyandu di Provinsi Lampung. la mengajak seluruh mitra pemerintah untuk terus bergerak bersama, menjaga komitmen, dan menjadikan

tantangan di lapangan sebagai challenge (peluang)

untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada

masyarakat.

la juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya

kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Rakorda Posyandu 2025,

khususnya jajaran perangkat daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. la berharap rangkaian diskusi dalam rakorda ini berjalan lancar dan mampu melahirkan rekomendasi serta keputusan yang tepat demi kemajuan layanan

Posyandu di Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Berita Terkait

RSUD Abdul Moeloek Serap Aspirasi Publik Jelang Standar Nasional Layanan 2026
RSUDAM Buka Layanan Gratis di Lampung Fest 2025, Warga Antusias
Wagub Jihan Dorong RSJD Lampung Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Komitmen Birokrasi Bersih
Pelantikan Pengurus PMI Lampung, Wagub Jihan Serukan Aksi Nyata dan Ketulusan Melayani
Peringati HKN ke-61, Wagub Jihan Dorong Insan Kesehatan Lampung Perkuat Transformasi Layanan
RSUD Abdul Moeloek Perkuat Layanan Rehabilitasi Medik, Dorong Pemulihan Pasien Secara Terpadu
Bupati Pringsewu Kawal Ketat Program MBG, Semua Akan Indah Pada Waktunya
Visum Berbayar di RSUDAM Antara Pergub, Birokrasi, dan Nasib Korban Laki-Laki
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:11 WIB

RSUD Abdul Moeloek Serap Aspirasi Publik Jelang Standar Nasional Layanan 2026

Selasa, 25 November 2025 - 10:24 WIB

RSUDAM Buka Layanan Gratis di Lampung Fest 2025, Warga Antusias

Rabu, 19 November 2025 - 23:15 WIB

Buka Rakorda Posyandu 2025, Gubernur Mirza Tegaskan Penguatan Transformasi Layanan Hingga ke Desa

Rabu, 19 November 2025 - 11:06 WIB

Wagub Jihan Dorong RSJD Lampung Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Komitmen Birokrasi Bersih

Selasa, 18 November 2025 - 22:10 WIB

Pelantikan Pengurus PMI Lampung, Wagub Jihan Serukan Aksi Nyata dan Ketulusan Melayani

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemprov Lampung Buka Peluang Kerjasama dengan Sucofindo

Rabu, 14 Jan 2026 - 22:35 WIB