Bank Sampah Sekolah Diluncurkan, Siswa Didorong Jadi Agen Perubahan Lingkungan

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung,kompastuntas.com — Wakil Gubernur Jihan Nurlela melaunching Program Bank Sampah Sekolah yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) SMAN 2 Bandar Lampung, Kamis (21/8/2025).

Program ini diikuti oleh lima sekolah, yaitu SMAN 1, SMAN 2, SMAN 9, SMKN 1, dan SMKN 4 Bandar Lampung dengan total 200 peserta. Kelima sekolah tersebut akan menjadi pilot project pelaksanaan bank sampah di lingkungan pendidikan.

Wakil Gubernur Jihan Nurlela menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi besar Presiden RI Prabowo Subianto melalui Asta Cita untuk menuntaskan pengelolaan sampah sebelum 2029.

“Hal ini memang sejalan dengan cita-cita Bapak Presiden melalui Asta Cita. Pak Prabowo mencita-citakan sebelum 2029 pengelolaan sampah sudah harus tuntas. Jadi ekosistemnya harus dibangun dari hulu sampai hilir,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat saat ini tengah menyiapkan pengelolaan sampah di sektor hilir, termasuk rencana pembangunan waste to energy di TPA Regional Provinsi Lampung. Namun, menurutnya, pekerjaan rumah pemerintah daerah adalah menghidupkan ekosistem pengelolaan sampah sejak dari masyarakat, desa, hingga sekolah.

Baca Juga :  DPRD Bandar Lampung Temukan Kejanggalan dalam Revitalisasi Sekolah Berdana APBN

“Inilah kenapa institusi pendidikan harus bergerak lebih cepat. Sekolah adalah tempat orang belajar dan berpengetahuan, sehingga saya titip agar bank sampah ini tidak sekadar pajangan, tetapi betul-betul hidup ekosistemnya mulai dari habit (kebiasaan) anak-anak di sekolah,” kata Wagub Jihan.

Wagub juga menekankan pentingnya pembiasaan pemilahan sampah di sekolah, baik organik maupun anorganik, serta memberikan pemahaman kepada siswa mengenai potensi pengelolaan sampah.

Ia mengungkapkan, Provinsi Lampung setiap tahun menghasilkan sekitar 720 ribu ton sampah, dengan kontribusi Bandar Lampung sebesar 800 ton per hari. Sementara, dari total 126 SMA/SMK/MA negeri dan swasta di Bandar Lampung, rata-rata sekolah menghasilkan 200–250 kg sampah per hari atau total 31 ton sampah per hari.

“Jadi bisa dibayangkan kalau itu sampah bisa selesai di sekolah bisa tidak dibuang sampai ke hilir atau Tempat Pembuangan Akhir betapa akan berkurangnya sampah-sampah yang tidak dikelola atau sampai di TPA,” kata Wagub.

Lebih lanjut, Jihan menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan sinergi dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk siswa dan guru.

Baca Juga :  Rahmat Mirzani Lantik Marindo Kurniawan Sebagai Sekda Provinsi Lampung

Di akhir, Wagub Jihan menyampaikan harapannya agar program ini dapat menjadi pola hidup berkelanjutan dan diwariskan ke generasi berikutnya.

“Saya titip program ini jangan hanya seremonial saja, tetapi benar-benar menjadi habit dan pola hidup,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy menyampaikan bahwa program bank sampah bukan hanya tentang kepedulian lingkungan, tetapi juga mengajarkan literasi keuangan kepada siswa.

“Program bank sampah ini menjadi suatu titik temu antara peduli lingkungan dengan literasi keuangan, bagaimana para siswa di sisi inklusif keuangan, bisa membuka akses keuangan berupa tabungan yang mereka peroleh nantinya dari hasil pengelolaan sampah,” ujar Otto.

Menurutnya, ada tiga manfaat utama dari program ini, yakni manfaat ekonomi, manfaat pembentukan karakter, serta manfaat edukasi dan kesadaran lingkungan.

Program bank sampah sekolah ini turut mendapat dukungan dari berbagai lembaga keuangan seperti OJK, Bank Mandiri, BNI, BRI, BSI, Bank Lampung serta Coca Cola Europacific partners dan Komunitas Sahabat Gajah.

Berita Terkait

Ketua DPRD Provinsi Lampung Hadiri Rapat Koordinasi Strategis Bank Lampung
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG, 6.762 Guru Ikut Tes Serentak
Pemprov Lampung Berhasil Lampaui Target Investasi, Dorong Kemajuan Pembangunan Daerah
Kuasa Hukum Korban Desak Kejari Lampung Utara Tahan Tersangka KDRT Subli Alias Alex
Agnesia Bulan Marindo Ajak Pengurus LASQI Bersinergi Majukan Seni Qasidah di Bumi Ruwa Jurai
Pemprov Lampung Bersinergi, Dukung Pembangunan Terintegrasi Untuk Pelaksanaan Program Pembangunan Nasional
Tinjau SRMA 32 Lampung Selatan, Menko AHY dan Wagub Jihan Pastikan Fasilitas Pendidikan Siap
Pemerintah Provinsi Lampung Dorong Peningkatan Akses dan Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 23:04 WIB

Ketua DPRD Provinsi Lampung Hadiri Rapat Koordinasi Strategis Bank Lampung

Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:56 WIB

Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG, 6.762 Guru Ikut Tes Serentak

Selasa, 25 November 2025 - 00:46 WIB

Pemprov Lampung Berhasil Lampaui Target Investasi, Dorong Kemajuan Pembangunan Daerah

Sabtu, 22 November 2025 - 10:43 WIB

Kuasa Hukum Korban Desak Kejari Lampung Utara Tahan Tersangka KDRT Subli Alias Alex

Rabu, 19 November 2025 - 12:53 WIB

Agnesia Bulan Marindo Ajak Pengurus LASQI Bersinergi Majukan Seni Qasidah di Bumi Ruwa Jurai

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemprov Lampung Buka Peluang Kerjasama dengan Sucofindo

Rabu, 14 Jan 2026 - 22:35 WIB