Bakti Sosial di Masjid Al-Mulk: Saat RSUD Abdul Moeloek Membawa Senyum Lewat Khitanan Massal
Kompastuntas.com—Tanjung Karang, lorong-lorong Masjid Al-Mulk di kompleks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Moeloek, Provinsi Lampung, mendadak riuh pada Sabtu pagi, 4 Juli 2026. Puluhan anak-anak didampingi orang tua mereka berkumpul dengan raut wajah beragam sebagian tampak tegang, sebagian lagi berusaha menyembunyikan rasa takut di balik senyum tipis.
Hari itu, organisasi Rohani Islam (Rohis) RSUDAM bersama pihak manajemen rumah sakit menggelar aksi khitanan massal. Sebanyak 30 anak yang datang dari berbagai pelosok di Provinsi Lampung menjadi peserta dalam program kepedulian sosial ini.
Bukan sekadar aksi seremonial, proses khitan ditangani langsung oleh tim medis profesional yang terdiri dari dokter spesialis bedah, dokter umum, hingga perawat. Pihak rumah sakit memastikan seluruh rangkaian tindakan tetap mengacu pada standar ketat keselamatan pasien (patient safety) serta aspek higienitas yang tinggi.
“Kegiatan khitan massal ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial kami. Kami ingin mendekatkan pelayanan kesehatan langsung ke jantung masyarakat,” ujar Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, Sp. AN., K-MN., M.Kes.
Lebih dari Sekadar Khitan Gratis
Bagi para orang tua yang hadir, program ini menjadi angin segar di tengah himpitan ekonomi. RSUDAM tidak hanya memberikan layanan sirkumsisi secara cuma-cuma, tetapi juga menerapkan prosedur medis yang komprehensif.
Sebelum naik ke meja tindakan, setiap anak wajib menjalani pemeriksaan kesehatan (screening) awal guna memastikan kondisi fisik mereka siap. Pasca-tindakan, mereka dibekali dengan paket obat-obatan serta edukasi mendalam bagi orang tua mengenai cara perawatan luka di rumah agar terhindar dari infeksi. Sebagai penghibur lara dan bentuk apresiasi atas keberanian mereka, panitia juga membagikan paket bingkisan khusus kepada setiap peserta.
Agenda Rutin Setiap Hari Jumat
Menariknya, komitmen sosial Rohis RSUDAM tidak berhenti di acara seremonial tahunan ini saja. Lembaga internal rumah sakit ini rupanya memiliki program berkelanjutan yang senyap namun konsisten: membuka kuota khitanan gratis untuk satu anak kurang mampu setiap hari Jumat. Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai program rutin ini, panitia membuka akses komunikasi melalui akun Instagram resmi mereka di @rohisrsam.
Melalui langkah kecil yang konsisten ini, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek agaknya ingin menegaskan kembali posisinya di mata publik Lampung. Bukan sekadar sebagai gedung tempat merawat orang sakit, melainkan sebagai institusi pelayan publik yang profesional, responsif, dan memiliki empati sosial yang nyata.









