Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026: Pendapatan Dipangkas Rp19,67 Miliar

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026: Pendapatan Dipangkas Rp19,67 Miliar

Kompastuntas.com—Teluk Betung, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung resmi mengetuk palu kesepakatan atas Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. Penandatanganan nota kesepakatan berlangsung dalam Rapat Paripurna di ruang sidang DPRD Provinsi Lampung, Jumat (7/8/2026).

Dokumen krusial tersebut ditandatangani oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dan Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar. Langkah ini menandai penyesuaian postur anggaran daerah di tengah dinamika pembangunan yang terus berkembang.

Jihan Nurlela menegaskan bahwa penyusunan dan pembahasan KUA-PPAS merupakan fase vital dalam siklus pengelolaan keuangan daerah. Proses tersebut menuntut ketelitian agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan riil masyarakat.

“Melalui pembahasan yang konstruktif, penuh tanggung jawab, dan mengedepankan kepentingan masyarakat, kita telah menghasilkan kesepakatan yang menjadi dasar penyusunan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026,” ujar Jihan usai paripurna. Ia turut menyampaikan apresiasinya kepada jajaran legislatif, khususnya Badan Anggaran DPRD, yang telah merampungkan pembahasan materi perubahan anggaran.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Siap Kolaborasi dengan HPWI Gerakkan Sektor Pariwisata Daerah

Postur Pendapatan Menyusut, Belanja Justru Membengkak

Dalam dokumen Perubahan KUA-PPAS 2026, proyeksi pendapatan daerah Lampung terkoreksi turun dari target awal Rp7,012 triliun menjadi Rp6,992 triliun. Artinya, terdapat penyusutan pendapatan sebesar Rp19,67 miliar. Penurunan ini dipicu oleh berkurangnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dana transfer, sementara pos lain-lain pendapatan daerah yang sah tercatat stabil. Sejalan dengan hal tersebut, persentase peningkatan PAD diproyeksikan terkoreksi turun 0,43 persen dibanding target awal APBD 2026.

Berbanding terbalik dengan sektor pendapatan, alokasi belanja daerah justru melambung. Pos belanja yang semula dipatok Rp7,916 triliun dinaikkan menjadi Rp7,991 triliun, atau membengkak sekitar Rp74,66 miliar.
Menurut Jihan, lonjakan belanja dilakukan guna mengamankan pendanaan program-program prioritas pembangunan daerah.

Baca Juga :  16 KM Jalan Di Lampung Sudah Mulai di Beton

“Termasuk penyesuaian belanja pegawai, kebutuhan operasional perangkat daerah, serta penyesuaian Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan,” tuturnya.

Asumsi Makro Ekonomi
Penyusunan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 ini berpijak pada sejumlah asumsi makro pembangunan daerah:
• Pertumbuhan Ekonomi: 5,30 – 5,80 persen
• ⁠PDRB per Kapita (Harga Berlaku): Rp58 juta – Rp62 juta
• ⁠Indeks Pembangunan Manusia (IPM): 74,00 – 74,40 poin
• ⁠Tingkat Pengangguran Terbuka: 3,51 – 4,05 persen
• ⁠Tingkat Kemiskinan: 8,90 – 9,65 persen
• ⁠Gini Ratio: 0,274 – 0,286
Inflasi: 2,5 ± 1 persen
• Tingkat Kemantapan Jalan: 83,55 – 85,70 persen
• ⁠Nilai Tukar Petani (NTP): 129,5 – 132,0
• ⁠Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK): 62,41 – 64,03 persen

Berita Terkait

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Jelang Porprov, DPRD Bandar Lampung Desak Polemik Biliar Segera Tuntas
Prabowo Ganti Purbaya, Suahasil Nazara Kembali ke Kursi Menteri Keuangan
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com
Pimpinan DPRD Lampung Siap Kawal Anggaran HPN-Porwanas 2027
DPRD dan Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi, Eva Dwiana Fokuskan APBD 2026 pada Pembangunan dan Pelayanan Publik
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 08:19 WIB

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 18:14 WIB

Jelang Porprov, DPRD Bandar Lampung Desak Polemik Biliar Segera Tuntas

Senin, 14 September 2026 - 17:02 WIB

Prabowo Ganti Purbaya, Suahasil Nazara Kembali ke Kursi Menteri Keuangan

Rabu, 9 September 2026 - 16:15 WIB

Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran

Senin, 7 September 2026 - 13:37 WIB

“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”

Berita Terbaru

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Sabtu, 19 Sep 2026 - 08:19 WIB

Uncategorized

Welly Diborgol, Keluar dari Ruang Ditreskrimsus Polda Lampung

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:54 WIB

Nasional

36 Tahun Berpencar, Aktivis HUMANIKA Kembali Bertemu

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:51 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com