RSUD Abdul Moeloek Bongkar Pasang SDM Serta Tak Ada Lagi Titipan, Semua Harus Lewat Uji Kompetensi

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 20 Juni 2025 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Abdul Moeloek Bongkar Pasang SDM Serta Tak Ada Lagi Titipan, Semua Harus Lewat Uji Kompetensi

 

Kompastuntas.com— Bandar Lampung, angin perubahan mulai berembus di tubuh Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Lampung. Setelah pergantian pucuk pimpinan dari Dr. Lukman Pura, kini Plt Direktur Imam Ghozali mengambil langkah berani: membongkar ulang manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang selama ini menjadi titik lemah dalam pelayanan rumah sakit plat merah tersebut.

Dalam keterangannya kepada media, Imam Ghozali menyatakan pembenahan total SDM menjadi prioritas dalam program 100 hari kerjanya. Ia tak segan mengakui bahwa kinerja rumah sakit kerap mendapat sorotan tajam dari publik, terutama terkait buruknya pelayanan dan dugaan adanya praktik titip-menitip jabatan.

“Kita harus ubah kultur lama. Tidak ada lagi istilah senior-junior, tidak ada lagi jabatan titipan. Semua harus melalui proses uji kelayakan. Yang punya kompetensi, itulah yang akan menempati posisi strategis,” tegas Imam, Kamis (19/6).

Proses fit and proper test kini tengah berlangsung. Semua calon pejabat struktural, dari level manajer hingga kepala ruangan, diwajibkan mengikuti serangkaian tahapan evaluasi yang ketat. Imam menegaskan bahwa hasil tes tersebut akan menjadi satu-satunya acuan dalam penempatan posisi.

Baca Juga :  RSUDAM Buktikan Mutu, Raih Penghargaan Nasional

“Objektivitas adalah harga mati. Kita tidak ingin lagi ada keluhan publik karena pelayanan buruk yang bersumber dari SDM yang tidak kompeten,” ujarnya.

Langkah ini merupakan sinyal tegas bahwa RSUDAM tak lagi bisa dijadikan tempat bermain politik jabatan atau kepentingan kelompok. Imam menempatkan reformasi birokrasi di tubuh rumah sakit sebagai langkah krusial untuk mendongkrak kualitas layanan kesehatan di Bumi Ruwa Jurai.

Dalam pandangannya, manajemen SDM adalah jantung dari pelayanan rumah sakit. Tanpa tenaga yang profesional, disiplin, dan bertanggung jawab, seluruh sistem layanan akan lumpuh.

“Kami ingin menciptakan iklim kerja yang sehat, profesional, dan berbasis meritokrasi. Jika SDM-nya benar, maka pelayanan otomatis akan membaik,” jelasnya.

Imam Ghozali juga menyiratkan bahwa reformasi ini bukan hanya soal tes, tapi juga pembenahan kultur kerja yang selama ini dibiarkan mengendap. Dengan membuka ruang kompetisi yang sehat, ia berharap dapat menghapus wajah lama RSUDAM yang sering dipenuhi keluhan, dari pasien hingga keluarga.

Baca Juga :  Bayi Penderita Jantung Bocor dan Pneumonia, Orang Tua Memohon Uluran Tangan Bupati Lampung Utara.

Langkah berani ini tentu menanti pembuktian. Namun publik kini berharap RSUDAM tak lagi sekadar nama besar, tapi benar-benar menjadi rumah sakit rujukan dengan pelayanan berkelas dan manusiawi. Dan semua itu, dimulai dari menata ulang siapa yang layak duduk di kursi-kursi strategisnya.

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum
Menantang Batas Akses Medis: Ikhtiar RSUD Abdul Moeloek Memutus Ketergantungan Rujukan Hipospadia
Mengurai Antrean, RSUD Abdul Moeloek Andalkan Poli Gigi Eksekutif
Ikhtiar KAI-RSUD Abdul Moeloek Menyehatkan Warga
Puskesmas Way Kandis Lakukan Inspeksi Kesling dan Pengawasan Limbah Medis Infeksius di TPMB
Puskesmas Kemiling Gelar Cek Kesehatan Gratis Bersama Paguyuban Kemiling Bersatu dalam Rangka HUT ke-1
Presiden Prabowo akan Resmikan RS M. Thohir, Mendarat di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas Krui
Puskesmas Kemiling Bersama Dinkes Kota Bandar Lampung Gelar Gerakan Aksi Bergizi di SMA Negeri 14 Bandar Lampung
Berita ini 116 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:47 WIB

Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:20 WIB

Menantang Batas Akses Medis: Ikhtiar RSUD Abdul Moeloek Memutus Ketergantungan Rujukan Hipospadia

Senin, 29 Juni 2026 - 18:12 WIB

Mengurai Antrean, RSUD Abdul Moeloek Andalkan Poli Gigi Eksekutif

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:15 WIB

Ikhtiar KAI-RSUD Abdul Moeloek Menyehatkan Warga

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:11 WIB

Puskesmas Way Kandis Lakukan Inspeksi Kesling dan Pengawasan Limbah Medis Infeksius di TPMB

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com