Healing Guru-Guru Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung Alami Tragedi Meninggal Dunia

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Healing Guru-Guru Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung Alami Tragedi Meninggal Dunia

Kompastuntas.com— Bandar Lampung, Suasana mendung menyelimuti awan gelap di Kota Bandar Lampung, para guru yang tergabung pengurus PGRI berkumpul di Masjid Airan untuk laksanakan jalan-jalan, Kamis (15/01/2026).

Pemberangkatan yang dilepas Asisten 2 merangkap Plt Kadisdikbud Kota Bandar Lampung siang hari.

Setelah dilepas sebanyak sepuluh bus para guru berangkat menuju Pulau Jawa menggunakan bus melalui jalur Pelabuhan Bakauheni-Merak untuk jalan-jalan.

Naas kejadian ini saat kapal masih bersandar dan para guru yang hendak jalan berada diatas kapal.

Salah satu Kepala Sekolah SD N 1 Sumber Rejo menghembuskan nafas terakhirnya di atas kapal pelabuhan Bakauheni dan jenazah dibawa ke RS Bob Bazar Kalianda dikarenakan terjatuh ditangga, “Ungkap narasumber yang enggan disebutkan namanya.

Menurut keterangan narasumber, ketika jalan-jalan berujung tragedi meninggal dunia seorang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa ini gugur diatas kapal hendak jalan-jalan dikarenakan mengikuti perintah atasannya.

Baca Juga :  Selamat, 149 Sarjana Baru Fakultas Pertanian Unila Siap Berkontribusi Untuk Negri

Meninggal dunia sang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa merupakan Kepala SD N 5 Sumber Rejo, namun teman sejawat terus melaju dengan menikmati keindahan alam di Luar Provinsi Lampung disatu sisi ada yang berduka rekan seperjuangan, tampak tidak ada kepedulian atau karena sudah dibayar.

Tragedi ini berdasarkan info narasumber yang ada digroup kepala sekolah diminta silent dan diinformasikan keluar sesuai arahan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung

Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung diduga tidak memiliki hati Pri Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab ada rekan yang meninggal namun rekan lain tertawa bersenang-senang.

Pendidikan merupakan sarana mendidik ketika pendudiknya saja tidak memberikan contoh apa yang akan terjadi terhadap anak Negeri yang kita cintai.

Sudah sangat jelas arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto melarang untuk perjalanan dinas, kunjungan kerja ke luar daerah dan surat edaran Gubernur Lampung melarang untuk satuan pendidikan keluar daerah Lampung.

Baca Juga :  Generasi Muda Lampung Dilibatkan dalam Festival Tari Cangget

Namun saat dimintai keterangan melalui Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung wewenang komisi I dan komisi I karenaenggunakan anggaran Kesejahteraan Rakyat, ketika dihubungi (RH) DPRD Komisi I ya nanti kita bertemu namun selajnutnya dan masih bungkam terkait aturan tersebut.

Kejadian ini menjadi pemantik dan sorotan publik, ketika memakan korban hasil jalan-jalan tersebut yang diduga tidak berfaedah justru berujung maut melanggar arahan Presiden Prabowo Subianto dan surat edaran Gubernur Lampung tersebut. Ini perlu adanya kajian mendalam para aparat yang diamanahkan pengambil kebijakan tersebut.

Berita ini ditayangkan media sumberpintar, masih menunggu konfirmasi dari Dinas Pendidikan dan Wali Kota Bandar Lampung maupun langkah konkret yang akan diambil oleh DPRD kota Bandar Lampung selaku pengawas pemerintah yang mewakili rakyat duduk di gedung DPRD tersebut setelah mengetahui tragedi jalan-jalan yang berujung maut.

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

Hari Pramuka Ke-65, Kwarcab Tanggamus Gelar Upacara Di Bumi Perkemahan Gisting
Dr. Budiono memastikan dirinya mengikuti tahapan seleksi calon Rektor Universitas Lampung
Pilrek Unila 2027–2031: Prof. Warsito Serahkan Berkas, Dr. Budiyono Mendaftar Hari Ini
Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur
Ikhtiar Lampung Timur Memanusiakan Siswa Lewat Sekolah Rakyat
Soal Tudingan Santri Kabur, Pengelola Darul Fattah Natar Buka Suara
Sekolah Tanpa Batas: Memberi Kesempatan Kedua bagi Anak Putus Sekolah Melalui PJJ
Tulang Bawang Ukir Sejarah, Hibahkan Lahan 19,17 Hektare untuk Sekolah Nasional Terintegrasi
Berita ini 211 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:55 WIB

Hari Pramuka Ke-65, Kwarcab Tanggamus Gelar Upacara Di Bumi Perkemahan Gisting

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Dr. Budiono memastikan dirinya mengikuti tahapan seleksi calon Rektor Universitas Lampung

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Pilrek Unila 2027–2031: Prof. Warsito Serahkan Berkas, Dr. Budiyono Mendaftar Hari Ini

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Ikhtiar Lampung Timur Memanusiakan Siswa Lewat Sekolah Rakyat

Berita Terbaru

Daerah

Tim Alfa TNI Diterjunkan Padamkan Karhutla di Way Kambas

Senin, 24 Agu 2026 - 23:59 WIB

Pers

Tim Biliar PWI Lampung, Bidik 5 Emas Porwanas

Senin, 24 Agu 2026 - 23:57 WIB

Kriminal

Diduga SPBU Sultan Agung Memberi Izin Pengecoran Minyak

Senin, 24 Agu 2026 - 23:53 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com