Lukman Pura Pimpin RSUDAM, Gadriyanto Abung Jadi Kasatpol PP Lampung
Kompastuntas.com— Teluk Betung, Pemerintah Provinsi Lampung merotasi dua pejabat pimpinan tinggi pratama. Lukman Pura kini memimpin Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), sedangkan Gadriyanto Abung dipercaya menjadi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Lampung.
Keduanya dilantik Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dalam prosesi pelantikan pejabat di lingkungan Pemprov Lampung.
Pelantikan itu tidak sekadar pergantian posisi. Marindo langsung menitipkan sejumlah pekerjaan kepada dua pejabat tersebut, terutama terkait kualitas pelayanan publik.
“Menjadi pejabat pemerintah pada hakikatnya menjadi pelayan masyarakat,” kata Marindo dalam sambutannya.
Ia meminta Lukman dan Gadriyanto tidak melihat jabatan semata sebagai posisi struktural, melainkan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita harus bekerja dengan ikhlas dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” ujarnya.
RSUDAM Disorot Soal Obat dan Kamar
Kepada Lukman Pura, Marindo memberikan perhatian khusus pada pelayanan RSUDAM. Rumah sakit milik Pemprov Lampung itu diminta memastikan kebutuhan dasar pasien tidak menjadi persoalan.
Ketersediaan obat-obatan dan kamar pasien menjadi dua hal yang secara tegas disinggung Marindo.
Ia meminta manajemen RSUDAM membenahi pelayanan sehingga masyarakat tidak kembali menghadapi persoalan ketika membutuhkan obat maupun ruang perawatan.
“Tidak boleh lagi ada kekurangan obat-obatan,” tegas Marindo.
Pesan tersebut menempatkan pelayanan pasien sebagai pekerjaan utama Lukman setelah dipercaya memimpin RSUDAM. Perbaikan pelayanan, kata Marindo, harus terasa langsung oleh masyarakat.
Kasatpol PP Diminta Tegas, tapi Humanis
Sementara itu, Gadriyanto Abung mendapat mandat memimpin Satpol PP Lampung. Marindo mengingatkan bahwa tugas penegakan peraturan daerah tidak cukup hanya mengandalkan tindakan represif.
Menurut dia, Satpol PP tetap harus tegas dalam menjalankan aturan, tetapi pendekatan terhadap masyarakat harus dilakukan secara manusiawi.
“Dalam penegakan perda tidak hanya ketegasan, tetapi juga harus humanis,” ujar Marindo.
Pesan tersebut menjadi penting bagi Satpol PP yang berhadapan langsung dengan berbagai persoalan sosial di lapangan, mulai dari penertiban hingga penegakan peraturan daerah.
Marindo berharap kedua pejabat baru segera bekerja dan menunjukkan kinerja sesuai bidang masing-masing.
“Saya percaya saudara-saudara bisa mengemban tugas dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Dengan pelantikan tersebut, Lukman Pura menghadapi pekerjaan rumah memperbaiki kualitas pelayanan RSUDAM, sedangkan Gadriyanto Abung dituntut membangun wajah penegakan perda yang tegas sekaligus humanis. (Red)









