Mahasiswa Ikut Tinjau Pelayanan, RSUDAM Buka Ruang Kontrol Sosial

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 23 September 2026 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Lampung– RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung mengapresiasi kunjungan Presiden Mahasiswa BEM Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang periode 2025, Ryanda Agma Putra, yang melakukan peninjauan langsung selama sekitar dua jam di lingkungan rumah sakit.

Apresiasi tersebut disampaikan dr. Imam Ghozali, SpAn, KMN, M.Kes. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah pasien dan masyarakat merupakan bentuk kontrol sosial yang dapat menjadi masukan bagi rumah sakit untuk terus melakukan pembenahan.

Dalam kunjungan tersebut, sejumlah hal menjadi perhatian, antara lain aksesibilitas, alur administrasi, serta kebutuhan tenaga kesehatan di lapangan.

“Kritik publik tidak boleh disikapi dengan pembelaan diri pasif, melainkan dengan pembenahan internal yang menyentuh akar masalah,” ujar Imam.

Ia menilai, kehadiran mahasiswa yang melihat langsung kondisi pelayanan memberikan gambaran nyata mengenai berbagai persoalan yang dihadapi pasien maupun keluarga pasien.

Baca Juga :  Pemprov Mulai Vaksinasi PMK 2026: 381.150 Dosis Disalurkan ke 15 Kabupaten/Kota

Dari pengalaman tersebut, Imam kemudian mengajak masyarakat melalui gerakan “Sisihkan 2 Jam Kehidupan”.
Ia mengimbau masyarakat untuk meluangkan waktu dua jam untuk hadir dan melihat secara langsung kondisi pasien di rumah sakit.

Menurutnya, kehadiran tersebut dapat menjadi ruang untuk mendengar, memahami, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

“Datanglah. Lihatlah ibu yang menahan tangis di depan ruang ICU. Lihatlah bapak yang bingung mengurus administrasi sambil memikirkan biaya. Di sanalah kemanusiaan kita diuji,” katanya, Selasa (22/9/26).

Imam menyebut gerakan tersebut tidak hanya ditujukan kepada mahasiswa. Ia juga mengajak birokrat, teknokrat, dan masyarakat luas untuk ikut meluangkan waktu menjadi bagian dari kepedulian sosial.

Baca Juga :  Global Health Challenges: Examining the Impacts of Infectious Diseases

“Menjadi relawan tidak harus setiap hari. Cukup dua jam. Cukup hadir. Cukup menjadi manusia untuk manusia lainnya,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi BEM Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang dan Ryanda Agma Putra yang dinilai telah menunjukkan bahwa advokasi mahasiswa tidak berhenti pada retorika, tetapi dapat dilakukan dengan melihat fakta dan kondisi masyarakat secara langsung.

Imam menegaskan, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek tetap membuka ruang bagi kontrol sosial yang membangun sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Lampung.

“Terima kasih BEM Poltekkes. Terima kasih Ryanda Agma Putra. Terima kasih atas keberpihakannya,” pungkasnya. (*).

Berita Terkait

RSUDAM Gelar Webinar P2KB
Gerindra Lampung Mengawal Kasus Kekerasan Ibu dan Anak asal Lampung Utara
Masih Hidup Tapi Dicatat Meninggal di Sistem JKN, Akademisi: Desak Investigasi secara transparan, Jangan Korban yang Dicurigai!
Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui
Bullying Digital Ancam Kesehatan Mental
Puskesmas Rajabasa Indah Luncurkan Inovasi IVA JELITA, Permudah Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Layanan Jemput Bola
Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD dan RSJ
Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:51 WIB

Mahasiswa Ikut Tinjau Pelayanan, RSUDAM Buka Ruang Kontrol Sosial

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:20 WIB

RSUDAM Gelar Webinar P2KB

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Gerindra Lampung Mengawal Kasus Kekerasan Ibu dan Anak asal Lampung Utara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Masih Hidup Tapi Dicatat Meninggal di Sistem JKN, Akademisi: Desak Investigasi secara transparan, Jangan Korban yang Dicurigai!

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui

Berita Terbaru

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Sabtu, 19 Sep 2026 - 08:19 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com