Puskesmas Rajabasa Indah Luncurkan Inovasi IVA JELITA, Permudah Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Layanan Jemput Bola

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puskesmas Rajabasa Indah Luncurkan Inovasi IVA JELITA, Permudah Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Layanan Jemput Bola

Kompastuntas.com, Bandar Lampung  — Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan perempuan serta memperluas cakupan deteksi dini kanker serviks, Puskesmas Rajabasa Indah meluncurkan inovasi IVA JELITA (Inspeksi Visual Asam Asetat Jemput Bola Edukasi dan Layanan Integrasi Tanpa Antre).

Inovasi ini merupakan terobosan pelayanan kesehatan yang mengedepankan kemudahan akses, edukasi, serta pelayanan terintegrasi bagi perempuan usia 30–50 tahun di wilayah kerja Puskesmas Rajabasa Indah.

Kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab kematian akibat kanker pada perempuan di Indonesia. Sebagian besar kasus ditemukan pada stadium lanjut karena rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini secara rutin. Padahal, melalui pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA), kelainan prakanker dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Puskesmas Rajabasa Indah melayani masyarakat di tujuh kelurahan, yaitu Rajabasa, Rajabasa Nunyai, Rajabasa Pemuka, Rajabasa Raya, Rajabasa Jaya, Gedong Meneng, dan Gedong Meneng Baru. Luasnya wilayah kerja serta tingginya jumlah sasaran perempuan usia produktif menjadi dasar lahirnya inovasi IVA JELITA sebagai bentuk transformasi pelayanan kesehatan yang lebih proaktif.

Baca Juga :  Sektor Kesehatan Merupakan Layanan Vital, Dinkes Klaim Krisis Anggaran

Melalui inovasi ini, pelayanan tidak lagi hanya menunggu masyarakat datang ke Puskesmas, tetapi dilakukan dengan sistem jemput bola ke wilayah kerja melalui dukungan kader kesehatan, edukasi langsung kepada masyarakat, pendataan sasaran, penjadwalan pelayanan berbasis wilayah, serta integrasi dengan berbagai program kesehatan seperti Pelayanan Keluarga Berencana (KB), Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM), dan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

Selain pemeriksaan di dalam gedung Puskesmas, tenaga kesehatan juga memberikan pelayanan IVA di luar gedung sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan secara lebih mudah, nyaman, dan tanpa antre panjang. Seluruh pelayanan diawali dengan konseling sebelum pemeriksaan, dilanjutkan pemeriksaan IVA oleh tenaga kesehatan terlatih, konseling hasil pemeriksaan, hingga rujukan sesuai standar apabila ditemukan hasil IVA positif.

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyambut baik lahirnya inovasi IVA JELITA sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Rajabasa Indah, dr. Sarah Prima Ayu, M.KM, mengatakan bahwa inovasi IVA JELITA lahir dari hasil evaluasi program yang menunjukkan masih adanya hambatan masyarakat dalam mengakses pemeriksaan IVA, mulai dari kurangnya pengetahuan, rasa malu, keterbatasan waktu, hingga kekhawatiran terhadap hasil pemeriksaan.

Baca Juga :  Nanoteknologi untuk Energi dan Lingkungan Peluang Strategis Lampung dari Skala Nano

“Melalui IVA JELITA, kami ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,tidak hanya memberikan pemeriksaan, tetapi juga edukasi yang berkelanjutan agar perempuan semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Dengan sistem jemput bola dan pelayanan tanpa antre, kami berharap semakin banyak perempuan yang bersedia melakukan deteksi dini kanker serviks,” jelas dr. Sarah.

Ia menambahkan, deteksi dini merupakan kunci utama dalam pencegahan kanker serviks karena dapat menemukan kelainan sejak tahap prakanker sehingga peluang kesembuhan menjadi lebih besar.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, kader kesehatan, pemerintah kelurahan, serta masyarakat, Puskesmas Rajabasa Indah optimistis inovasi IVA JELITA mampu meningkatkan cakupan deteksi dini kanker serviks sekaligus mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, mudah diakses, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

“Harapan kami, tidak ada lagi perempuan yang terlambat mengetahui kondisi kesehatannya,dengan IVA JELITA, pelayanan hadir lebih dekat, lebih cepat, dan lebih peduli terhadap kesehatan perempuan,” tutup dr. Sarah. (JML)

Berita Terkait

RSUDAM Gelar Webinar P2KB
Gerindra Lampung Mengawal Kasus Kekerasan Ibu dan Anak asal Lampung Utara
Masih Hidup Tapi Dicatat Meninggal di Sistem JKN, Akademisi: Desak Investigasi secara transparan, Jangan Korban yang Dicurigai!
Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui
Bullying Digital Ancam Kesehatan Mental
Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD dan RSJ
Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum
Menantang Batas Akses Medis: Ikhtiar RSUD Abdul Moeloek Memutus Ketergantungan Rujukan Hipospadia
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:20 WIB

RSUDAM Gelar Webinar P2KB

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Gerindra Lampung Mengawal Kasus Kekerasan Ibu dan Anak asal Lampung Utara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Masih Hidup Tapi Dicatat Meninggal di Sistem JKN, Akademisi: Desak Investigasi secara transparan, Jangan Korban yang Dicurigai!

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:48 WIB

Bullying Digital Ancam Kesehatan Mental

Berita Terbaru

Pendidikan

Selamat, Unila Datang Bersama APH Untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:28 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com