Senat Matangkan Regulasi Pilrek Unila 2027-2031, Dr. Budiyono Siap Maju Usung Tagline ‘GASPOL’

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senat Matangkan Regulasi Pilrek Unila 2027-2031, Dr. Budiyono Siap Maju Usung Tagline ‘GASPOL’

Kompaatuntas.com— Raja Basa, Senat Universitas Lampung (Unila) mulai bergerak mempersiapkan tahapan Pemilihan Rektor (Pilrek) Unila untuk periode 2027-2031.

Saat ini, pihak senat tengah fokus merampungkan Peraturan Senat yang akan menjadi payung hukum proses penjaringan eksekutif tertinggi di kampus hijau tersebut.

Sekretaris Senat Unila, Dr. Heru Wahyudi, S.E., M.Si., mengungkapkan bahwa seluruh instrumen teknis, mulai dari mekanisme, jadwal resmi, tahapan bakal calon, hingga pembentukan panitia pemilihan, masih dalam proses penyusunan yang intensif.

“Saat ini kami sedang menyiapkan Peraturan Senat mengenai penjaringan pemilihan Rektor Unila 2027-2031, hingga penyusunan tata cara dan tata tertib pilrek,” ujar Dr Heru saat ditemui diruangan Senat Unila pada Rabu, 15 Juli 2026.

Terkait detail persyaratan dan jadwal, teknisnya didelegasikan kepada Senat Universitas dan nantinya dapat dirujuk melalui laman resmi PTN terkait atau mengacu pada Situs Resmi Kementerian Pendidikan, Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Baca Juga :  Fisipol UM Lampung Kunjungi Komisi Informasi Lampung

Mengenai nama-nama bakal calon yang akan meramaikan bursa pemilihan, termasuk kemungkinan adanya kandidat dari eksternal kampus, Senat belum bisa membeberkan lebih lanjut.

Heru memastikan informasi tersebut akan dibuka secara luas kepada publik setelah seluruh regulasi internal rampung.

Kendati demikian, Senat Unila memberikan garansi penuh bahwa pesta demokrasi kampus ini akan dikawal dengan prinsip yang bersih.

“Senat menjamin proses pemilihan Rektor Unila nantinya berlangsung transparan, akuntabel, dan bebas intervensi,” tegasnya.

//Muncul Kandidat Pertama, Usung Konsep ‘GASPOL’

Meski regulasi masih disusun secara intensif, bursa bakal calon Rektor Unila 2027-2031 mulai menghangat.

Dosen Fakultas Hukum Unila, Dr. Budiyono, secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi tersebut.

“Saya, iya mencalonkan diri sebagai Rektor Unila 2027-2031,” konfirmasi Budiyono saat dihubungi pada Rabu (15/7) sore.

Menarik perhatian, Budiyono meluncurkan tagline ‘GASPOL’ sebagai basis gagasan kepemimpinannya. Ia menjelaskan, GASPOL merupakan akronim dari Global, Adaptif, Smart, Profesional, Optimis, dan Leadership. Pilihan kata ini sengaja diambil agar mudah diingat masyarakat luas, khususnya Generasi Z di media sosial.

Baca Juga :  Sambut Mahasiswa Baru, Prodi Kimia Gelar PBAK 2025 Penuh Semangat Kekeluargaan

“GASPOL ini sebagai ide-ide atau gagasan apa yang harus dilakukan ke depan jika menjadi Rektor Unila. Artinya, kita merampungkan berbagai macam ide dari berbagai kalangan akademisi yang ada di Unila, dan konsep ini untuk jauh ke depannya,” urai Budiyono.

Disinggung mengenai peta persaingan, Budiyono mengaku belum mengetahui figur lain yang akan maju. Menurutnya, minimal harus ada empat bakal calon yang mendaftar dalam proses penjaringan ini.

Sebagai pihak di luar struktural senat, ia memilih bersikap pasif menunggu pengumuman resmi pendaftaran dibuka.

“Kabarnya sudah mulai rapat penjaringan Rektor Unila 2027-2031, tapi saya belum tahu informasi ter-update karena saya bukan anggota senat. Silakan konfirmasi langsung ke Senat Unila,” tutupnya.(gie/)

Berita Terkait

Bengkel Sastra: Ari Pahala Jelaskan Teori Eliot Tentang Puisi yang Baik
Hari Pramuka Ke-65, Kwarcab Tanggamus Gelar Upacara Di Bumi Perkemahan Gisting
Dr. Budiono memastikan dirinya mengikuti tahapan seleksi calon Rektor Universitas Lampung
Pilrek Unila 2027–2031: Prof. Warsito Serahkan Berkas, Dr. Budiyono Mendaftar Hari Ini
Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur
Ikhtiar Lampung Timur Memanusiakan Siswa Lewat Sekolah Rakyat
Soal Tudingan Santri Kabur, Pengelola Darul Fattah Natar Buka Suara
Sekolah Tanpa Batas: Memberi Kesempatan Kedua bagi Anak Putus Sekolah Melalui PJJ
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Bengkel Sastra: Ari Pahala Jelaskan Teori Eliot Tentang Puisi yang Baik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:55 WIB

Hari Pramuka Ke-65, Kwarcab Tanggamus Gelar Upacara Di Bumi Perkemahan Gisting

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Dr. Budiono memastikan dirinya mengikuti tahapan seleksi calon Rektor Universitas Lampung

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Pilrek Unila 2027–2031: Prof. Warsito Serahkan Berkas, Dr. Budiyono Mendaftar Hari Ini

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur

Berita Terbaru

Kesehatan

RSUDAM Gelar Webinar P2KB

Minggu, 30 Agu 2026 - 20:20 WIB

Pemerintahan

Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com

Minggu, 30 Agu 2026 - 10:21 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com