Trio Penggerak KAHMI Lampung Siap Dilantik
Kompastuntas.com, Lampung– Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Lampung bersiap memasuki babak baru kepemimpinan.
Jika tidak ada perubahan, kepengurusan periode terbaru akan resmi dilantik di Mahan Agung, Kamis (2/7/2026), dalam momentum yang diproyeksikan menjadi ajang konsolidasi besar alumni HMI di Sai Bumi Ruwa Jurai.
Pelantikan akan dipimpin langsung Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Abdullah Puteh, dan dihadiri tokoh-tokoh nasional, pemerintah daerah, kalangan akademisi, birokrat, hingga dunia usaha.
Menariknya, kepengurusan baru KAHMI Lampung diwarnai hadirnya trio lintas profesi yang dinilai merepresentasikan kekuatan intelektual dan jejaring alumni HMI di Lampung.
Mereka adalah Dr. Budiono, S.H., M.H. sebagai akademisi yang akan menjadi Koordinator Presidium, Fitra Alfarisi sebagai birokrat yang kini berkiprah di Badan Gizi Nasional (BGN) yang akan menduduki jabatan Sekretaris, serta Rino Hermawan yang dikenal sebagai pengusaha yang menjabat sebagai Bendahara.
Kombinasi akademisi, birokrat, dan pelaku usaha tersebut dipandang menjadi modal strategis bagi KAHMI Lampung untuk memperluas kontribusi organisasi dalam pembangunan daerah.
Budiono yang dipercaya sebagai Koordinator Presidium dikenal memiliki rekam jejak panjang di dunia pendidikan tinggi dan hukum. Pengalaman akademiknya diharapkan mampu memperkuat peran KAHMI sebagai pusat pemikiran dan pengembangan gagasan kebangsaan di Lampung.
Sementara itu, Fitra Alfarisi membawa perspektif birokrasi nasional melalui pengalamannya di Badan Gizi Nasional. Kehadirannya dinilai penting untuk menjembatani komunikasi dan sinergi program-program pemerintah pusat dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Di sisi lain, Rino Hermawan mewakili kekuatan dunia usaha yang selama ini menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Lampung. Pengalaman bisnis yang dimilikinya diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai program pemberdayaan ekonomi dan kewirausahaan di lingkungan alumni HMI.
Selain trio tersebut, kepengurusan KAHMI Lampung juga diperkuat sejumlah tokoh dari berbagai bidang, seperti hukum, kesehatan, pendidikan, dan politik, yang diharapkan memperkaya perspektif organisasi dalam memberikan masukan terhadap kebijakan publik.
Pelantikan kali ini juga berlangsung bersamaan dengan pengukuhan kepengurusan baru Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) Lampung. Organisasi perempuan alumni HMI tersebut akan dipimpin oleh Dr. Efa Rodiah Nur, S.H., M.H., bersama Dr. Elvira Umihanni, S.P., M.T., dan Dra. Hayati Nufus, M.Pd.
Prosesi pelantikan FORHATI akan dilakukan oleh perwakilan FORHATI Nasional, Dra. Anita Ariyani.
Selain agenda organisasi, perhatian juga tertuju pada rencana penyerahan Kartu Anggota Kehormatan KAHMI kepada tiga pimpinan daerah di Lampung, yakni Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, serta Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.
Pemberian penghargaan tersebut dipandang sebagai simbol penguatan sinergi antara organisasi alumni dengan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan Lampung.
Salahsatu kader senior, Hasanudin Alam menilai, pelantikan di Mahan Agung bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan momentum mempertemukan kekuatan intelektual, birokrasi, dan dunia usaha dalam satu forum besar alumni HMI.
“Dengan komposisi kepemimpinan yang merepresentasikan berbagai latar belakang profesi, Saya berharap KAHMI Lampung mampu memainkan peran lebih strategis sebagai mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah,” kata Hasan yang saat ini menduduki jabatan di Bawaslu Kota Bandar Lampung, Selasa Juni 2026.
Menurutnya, Semangat independensi, pengabdian, dan tradisi intelektual yang selama ini melekat pada HMI dan KAHMI menjadi fondasi untuk terus melahirkan gagasan-gagasan pembangunan yang berpihak pada kemajuan masyarakat Lampung. (*)









