Saat Wartawan Ditekan HMI Unila Soroti Sikap Kadis PSDA Lampung

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Wartawan Ditekan HMI Unila Soroti Sikap Kadis PSDA Lampung

Kompastuntas.com— Tanjung Karang, polemik dugaan ancaman terhadap wartawan oleh Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana, memantik reaksi dari kalangan mahasiswa. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Pertanian Universitas Lampung menilai insiden tersebut sebagai sinyal buruk bagi iklim kebebasan pers di daerah.

Ketua Umum HMI Komisariat Pertanian Unila, M. Rasyid Ridho, menyebut pernyataan pejabat tersebut yang diduga bernada intimidatif saat merespons konfirmasi jurnalis dalam sebuah forum tidak mencerminkan etika seorang penyelenggara negara.

Baca Juga :  PERADI Lampung Gelar Halal Bihalal, H. Marindo Kurniawan Sampaikan Amanah Gubernur

“Respons yang mengarah pada ancaman terhadap wartawan adalah kemunduran. Pers memiliki fungsi kontrol yang dijamin dalam sistem demokrasi,” kata Ridho, Jumat, 1 Mei 2026.

Menurut dia, pejabat publik semestinya memahami posisi jurnalis sebagai bagian dari mekanisme transparansi. Kehadiran wartawan dalam forum-forum resmi, kata dia, bukan gangguan, melainkan bagian dari upaya memastikan informasi sampai kepada publik secara utuh. “Jika ada persoalan teknis di lapangan, itu seharusnya diselesaikan secara proporsional, bukan dengan pernyataan yang berpotensi menekan,” ujarnya.

Ridho juga mendesak adanya klarifikasi terbuka dari pihak terkait untuk mencegah spekulasi yang lebih luas. Selain itu, ia meminta pemerintah daerah menjamin keamanan jurnalis dalam menjalankan tugas peliputan.

Baca Juga :  BRI Kanca Bengkulu Bangun Lapangan Mini Soccer untuk Yayasan Al-Fida Bengkulu Melalui CSR

“Klarifikasi penting agar persoalan ini tidak berkembang liar. Pada saat yang sama, perlindungan terhadap wartawan harus menjadi komitmen,” kata dia.

HMI, lanjut Ridho, akan mengawal kasus ini sebagai bagian dari peran mahasiswa dalam menjaga prinsip demokrasi dan akuntabilitas pemerintahan.

Peristiwa ini menambah daftar panjang ketegangan antara pejabat publik dan insan pers di daerah. Di tengah tuntutan keterbukaan informasi, relasi yang sehat antara keduanya menjadi prasyarat penting bagi terjaganya transparansi dan kepercayaan publik.

Berita Terkait

Truk Muatan Paving Block Terperosok di Raden Intan, Lalu Lintas Bandar Lampung Lumpuh
Ketua Kwarda Lampung Buka KPDK 2026, Resmikan Program “Garis Depan”
PWI Lampung Rampungkan Seleksi Tenis Meja, Bidik Tujuh Emas Porwanas
Resepsi Putri Aprozi Alam Dihadiri Banyak Pejabat
Aroma Penggusuran dan Sengketa Lahan di Talang Padang: Saat Pedagang Lawan Satpol PP
Atlet Pakour Junior Asal Metro Sabet Medali Emas di Indonesia Open Parkour 2026
Matangkan Persiapan Porwanas 2027, Putri Nilam Suri Djausal Siap Nahkodai Tim E-Sport PWI Lampung Gandeng ESI
PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke untuk Porwanas 2027
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:49 WIB

Ketua Kwarda Lampung Buka KPDK 2026, Resmikan Program “Garis Depan”

Senin, 27 Juli 2026 - 14:49 WIB

PWI Lampung Rampungkan Seleksi Tenis Meja, Bidik Tujuh Emas Porwanas

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:33 WIB

Resepsi Putri Aprozi Alam Dihadiri Banyak Pejabat

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:35 WIB

Aroma Penggusuran dan Sengketa Lahan di Talang Padang: Saat Pedagang Lawan Satpol PP

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:33 WIB

Atlet Pakour Junior Asal Metro Sabet Medali Emas di Indonesia Open Parkour 2026

Berita Terbaru

Opini

Ketika IJP Lampung Mengkritik Dana Hibah untuk Kejati

Selasa, 4 Agu 2026 - 11:53 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com