Harga Pangan Terkendali, Angka Inflasi Lampung di Bawah Angka Inflasi Nasional

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung,kompastuntas.com — Angka Inflasi Provinsi

Lampung Bulan Juni 2025 (y-o-y) berada pada angka 2.27 persen dibawah rata-rata inflasi

Nasional 2.5 persen. Sementara Indeks Perkembangan Harga (IPH) Minggu kedua Juli 2025, Lampung mengalami perubahan sebesar

0.59 persen.

Data tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi Barang dan Jasa Badan Pusat Statistik, Pudji Ismartini dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir dan diikuti secara virtual oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan dari Ruang Command Center Lt. 2, Senin (14/7/2025).

Pudji menyampaikan bahwa IPH yang terjadi di 35

Provinsi dipicu oleh komoditas cabai rawit, beras dan bawang merah. Untuk Wilayah I (Pulau Sumatera dan Jawa) khususnya Lampung, kabupaten Pesawaran merupakan kabupaten yang mengalami kenaikan IPH tertinggi sebesar 2.14 persen pada Minggu kedua Juli 2025.

Perkembangan harga beras untuk zona l ( kelompok wilayah yang terdiri dari Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi), harga beras terpantau masih berada pada rentang harga eceran tertinggi (HET)

Rp. 14.900 namun secara umum mengalami kenaikan, 1.52 persen.

Baca Juga :  Skandal SHM Ilegal di Lampung Barat 225 Sertifikat Terbit di Enam Kawasan Hutan Lindung

Untuk perkembangan harga minyak goreng (Minyakita) pada M2 Juli 2025 masih berada diatas

HET sebesar Rp. 19.376 namun sudah mengalami penurunan sebesar 0.2 persen. Dan komoditas bawang merah pada M2 Juli 2025 berada diatas Harga Acuan Penjualan (HAP) dan mengalami kenaikan sebesar 5.84 persen.

Perkembangan harga cabe rawit yang merupakan salah satu komoditas peyumbang inflasi minggu kedua Juli 2025 terpantau mengalami kenaikan 19.45 persen. Komoditas cabe merah masih berada pada rentang (HAP) dan secara umum mengalami penurunan sebesar 3.16 persen, harga telur ayam ras berada diatas HAP dan mengalami kenaikan 0.45 persen, daging ayam ras sebaliknya berada dibawah HAP namun secara umum mengalami kenaikan 0.22 persen.

Dalam kesempatan tersebut Deputi Kantor Staff Kepresidenan Edy Priyono menyampaikan status beras medium untuk wilayah zona 1 berada pada status tidak aman dikarenakan harga terpantau Rp. 14.265, jauh diatas HET yang ditetapkan sebesar Rp.12.500. Edy juga menyebutkan komoditas cabai rawit merah, daging ayam ras, telur ayam ras dan bawang merah mengalami disparitas tinggi.

Baca Juga :  Diumumkan KPK, Pemprov Lampung Raih Prestasi Nilai Tertinggi MCSP 2025 di Indonesia

Terkait dengan Cadangan Beras Pemerintah (СВР) per 14 Juli 205, Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bah total sebesar 4.327.120 Ton. Adapun Lamp memiliki CBP sebesar 172.863 Ton, artinya CBP terbesar se-Sumatera.

Kepresidenan Edy Priyono menyampaikan status beras medium untuk wilayah zona 1 berada pada status tidak aman dikarenakan harga terpantau Rp. 14.265, jauh diatas HET yang ditetapkan sebesar Rp.12.500. Edy juga menyebutkan komoditas cabai rawit merah, daging ayam ras, telur ayam ras dan bawang merah mengalami disparitas tinggi.

Terkait dengan Cadangan Beras Pemerintah (СВР) per 14 Juli 205, Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa CBP total sebesar 4.327.120 Ton. Adapun Lampung memiliki CBP sebesar 172.863 Ton, artinya memiliki CBP terbesar se-Sumatera.

Angka inflasi Provinsi Lampung yang masih terkendali dan harga-harga pangan pokok yang stabil sampai dengan periode minggu kedua Juli 2025 memerlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat dengan seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota dan stake holder terkait agar dapat menunjang percepatan perumbuhan ekonomi Lampung Tahun

2025. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

sumber:pemprov lampung

Berita Terkait

Pemprov Lampung Perkuat Budaya Kerja Bersih, Nyaman, dan Sehat Lewat Gerakan ASRI
Pemprov Lampung Raih Predikat Tertinggi Pelayanan Publik dari Ombudsman RI
Doa untuk Negeri Digelar di Lampung, Perkuat Persatuan, Perdamaian, dan Kebersamaan
Pemerintah Provinsi Lampung Perkuat Sinergi Daerah Lewat Penandatanganan NPHD 2026
Belajar dari Lapangan: Agribisnis Unila Ajak Warga Pasuruan Memetakan Masa Depan Desa
Sekolah Gratis yang Bikin Cemas: Nasib Ratusan Siswa SMA Siger di Ujung Tanduk
Ketua DPRD Provinsi Lampung Hadiri Rapat Koordinasi Strategis Bank Lampung
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG, 6.762 Guru Ikut Tes Serentak
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:41 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Budaya Kerja Bersih, Nyaman, dan Sehat Lewat Gerakan ASRI

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:23 WIB

Pemprov Lampung Raih Predikat Tertinggi Pelayanan Publik dari Ombudsman RI

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:51 WIB

Doa untuk Negeri Digelar di Lampung, Perkuat Persatuan, Perdamaian, dan Kebersamaan

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:29 WIB

Pemerintah Provinsi Lampung Perkuat Sinergi Daerah Lewat Penandatanganan NPHD 2026

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:50 WIB

Belajar dari Lapangan: Agribisnis Unila Ajak Warga Pasuruan Memetakan Masa Depan Desa

Berita Terbaru

Daerah

WLC Lampung Berbagi Sembako Dibulan Penuh Berkah

Minggu, 1 Mar 2026 - 21:01 WIB

Pemerintahan

Sekdaprov Marindo Lepas Wartawan PWI Ikuti HPN 2026 di Banten

Sabtu, 28 Feb 2026 - 20:39 WIB