Kementerian Pertahanan Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Pasca-Insiden, Ubah Pola Latihan Jadi Lebih Humanis

Avatar photo

- Penulis

Senin, 29 Juni 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pertahanan Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Pasca-Insiden, Ubah Pola Latihan Jadi Lebih Humanis

Kompastuntas.com, Jakarta— Kementerian Pertahanan (Kemhan) bergerak cepat merespons sorotan publik terkait program Latihan Dasar Militer (Latsarmil) bagi Manajer Koperasi Desa (Kopdes).

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan jajarannya untuk menghentikan sementara model latihan lama dan melakukan evaluasi total, menyusul kekhawatiran atas porsi latihan fisik yang dinilai terlampau berat.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, menegaskan bahwa perubahan radikal akan dilakukan, terutama pada aspek skrining kesehatan dan metodologi kepelatihan.

“Atas arahan Menteri Pertahanan, penyelenggara telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek kesehatan,” ujar Ketut dalam konferensi pers di Kantor Kemhan, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026).

Tiga Poin Krusial Perubahan Latsarmil
Ke depan, Kemhan bakal menerapkan cetak biru baru dalam pelaksanaan Latsarmil bagi warga sipil. Ada tiga poin krusial yang menjadi fokus pembenahan:
Skrining Kesehatan Ketat & Mandatori: Pemeriksaan medis (medical check-up) akan dilakukan secara menyeluruh di awal program untuk memetakan kondisi fisik riil setiap peserta.
Porsi Latihan Berbasis Personalisasi: Satuan TNI yang bertindak sebagai instruktur dilarang menyamaratakan porsi latihan fisik. Instruktur wajib mengadaptasi beban latihan sesuai dengan limitasi dan kapasitas kesehatan masing-masing individu.

Baca Juga :  Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei: Jago Push-Up dan Luwes Berpantun

Prosedur Medis Darurat yang Responsif: Kemhan menginstruksikan penanganan medis terhadap peserta yang menunjukkan gejala sakit harus dilakukan secara instan, cepat, dan dengan fasilitas maksimal.
Mengubah Doktrin: Dari “Semi-Militer” ke Metodologi Edukatif
Kritik publik bahwa latsarmil sipil kerap terjebak pada pendekatan fisik yang kaku tampaknya didengar oleh otoritas pertahanan. Ketut menjelaskan, revisi tidak hanya menyentuh urusan fisik dan medis, melainkan juga merombak total kurikulum dan pendekatan psikologis.

Baca Juga :  Pangdam XXI/Radin Inten Mayjend. TNI Kristomei Sianturi dan Ansyori Sabak Angkon Muakhi, Tegaskan Persatuan dalam Keberagaman

Cetak biru latsarmil yang baru akan digeser menjadi program yang lebih adaptif dan edukatif. Pendekatan doktriner yang keras bakal diganti dengan metode yang memicu kedewasaan berpikir dan kerja tim.
“Kegiatan juga diarahkan agar lebih adaptif, edukatif, dan memperhatikan kondisi psikologis peserta melalui metode pembelajaran yang membangun semangat kerja sama, problem solving, dan suasana yang lebih menggembirakan,” tutur Ketut.
Langkah Sjafrie Sjamsoeddin melakukan evaluasi cepat ini dinilai banyak pihak sebagai upaya menjembatani doktrin bela negara dengan realitas kesiapan fisik masyarakat sipil. Dengan wajah baru ini, Latsarmil diharapkan tak lagi menjadi momok menakutkan, melainkan wadah peningkatan kapasitas yang humanis. (Liputan6.com)

Berita Terkait

Amanat Kemerdekaan: Mengubah Nilai Sejarah Jadi Karya Nyata
HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Danbrigif 4 Marinir Siap Bersinergi dengan PWI
Marsda Dedi Saprudin Tinjau Wajah Baru TNWK,Jaga Untuk Kita
Dihadapan Ratusan SPPI, Pangdam XXI/RI Ungkap Kunci Kepemimpinan Sejati
Wajah Baru Radin Inten: Memungut Harapan di Bibir Pantai Lampung
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjend. TNI Kristomei Sianturi dan Ansyori Sabak Angkon Muakhi, Tegaskan Persatuan dalam Keberagaman
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei: Jago Push-Up dan Luwes Berpantun
HUT Ke-80, POMAD–PIONE Krakatau Gelar Baksos
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Amanat Kemerdekaan: Mengubah Nilai Sejarah Jadi Karya Nyata

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:58 WIB

HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Danbrigif 4 Marinir Siap Bersinergi dengan PWI

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:34 WIB

Marsda Dedi Saprudin Tinjau Wajah Baru TNWK,Jaga Untuk Kita

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:32 WIB

Dihadapan Ratusan SPPI, Pangdam XXI/RI Ungkap Kunci Kepemimpinan Sejati

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:24 WIB

Wajah Baru Radin Inten: Memungut Harapan di Bibir Pantai Lampung

Berita Terbaru

Politik

Sokongan Para Tokoh untuk Dr. Budiono Menuju Unila 1

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:49 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com