Isu Pemangkasan PPPK Menguat, BKD Lampung Fokus Saja pada Kinerja

Avatar photo

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Isu Pemangkasan PPPK Menguat, BKD Lampung Fokus Saja pada Kinerja

Kompastuntas.com– Teluk Betung, Pemerintah Provinsi Lampung meminta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tetap fokus bekerja di tengah beredarnya isu pemangkasan pegawai pada 2027. Otoritas kepegawaian daerah menilai kabar tersebut belum berdasar pada kebijakan yang konkret.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung, Rendi Riswandi, mengatakan pemerintah daerah saat ini masih menitikberatkan pada penataan dan optimalisasi pegawai yang sudah ada. “Tidak perlu khawatir. Yang penting bekerja dengan baik, jaga kinerja dan disiplin,” kata dia saat ditemui di Kantor Gubernur Lampung, Senin, 30 Maret 2026.

Baca Juga :  Penunjukan Saipul Sebagai Plt Kadis PMDT Lampung Diduga Langgar Aturan

Rendi mengakui beban belanja pegawai Pemprov Lampung telah melampaui ambang batas ideal sebesar 30 persen. Namun, menurut dia, kondisi itu merupakan konsekuensi dari kebijakan nasional terkait pengangkatan PPPK yang harus diikuti pemerintah daerah.

“Belanja pegawai memang sudah lewat 30 persen. Itu konsekuensi dari pelaksanaan undang-undang mengenai pengangkatan PPPK,” ujarnya.

Hingga kini, pemerintah provinsi masih melakukan penyesuaian dan evaluasi sebagai bagian dari penataan kepegawaian yang ditargetkan rampung secara bertahap hingga 2027. Rendi memastikan belum ada kebijakan yang mengarah pada pengurangan pegawai secara massal.

Baca Juga :  Tunda Bayar Rp200 Miliar Pemprov Lampung Tuntas Lebih Cepat

“Kalau semua PPPK sudah dilantik, kita berjalan seperti biasa. Tidak ada kebijakan pengurangan secara massal,” kata dia.

Meski begitu, evaluasi terhadap PPPK tetap dilakukan secara berkala. Pemerintah daerah, kata Rendi, akan menilai kinerja dan kedisiplinan pegawai secara individual, bukan melalui kebijakan pemangkasan menyeluruh.

Berita Terkait

Noverisman Subing Sayangkan Polemik Dina dan Aza, Persoalan Dinilai Cukup Diselesaikan di Kominfo
Lukman Pura Pimpin RSUDAM, Gadriyanto Abung Jadi Kasatpol PP Lampung
Wartawan Garuda TV Mengaku Dilarang Liput Agenda Gubernur, Sehari Kemudian Dipecat
Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Jelang Porprov, DPRD Bandar Lampung Desak Polemik Biliar Segera Tuntas
Prabowo Ganti Purbaya, Suahasil Nazara Kembali ke Kursi Menteri Keuangan
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Noverisman Subing Sayangkan Polemik Dina dan Aza, Persoalan Dinilai Cukup Diselesaikan di Kominfo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:25 WIB

Lukman Pura Pimpin RSUDAM, Gadriyanto Abung Jadi Kasatpol PP Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Wartawan Garuda TV Mengaku Dilarang Liput Agenda Gubernur, Sehari Kemudian Dipecat

Sabtu, 19 September 2026 - 08:19 WIB

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 18:14 WIB

Jelang Porprov, DPRD Bandar Lampung Desak Polemik Biliar Segera Tuntas

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com