Gubernur Lampung Percepat Perbaikan Jalan Provinsi yang ada Di Kabupaten

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung Percepat Perbaikan Jalan Provinsi yang ada Di Kabupaten

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat pembangunan infrastruktur dengan fokus utama pada jalan berstatus provinsi yang tersebar di wilayah kabupaten. Data terbaru tahun 2026 menunjukkan bahwa peningkatan kemantapan jalan tidak hanya terjadi di perkotaan, tetapi justru didorong oleh panjang dan dominasi ruas jalan provinsi yang berada di kabupaten.

Capaian signifikan terlihat dari lonjakan kemantapan jalan provinsi yang meningkat dari 79,79 persen pada 2025 menjadi 85,46 persen di 2026. Kenaikan ini mencerminkan kerja besar di lapangan, terutama karena sebagian besar ruas jalan provinsi melintasi kawasan kabupaten—mulai dari sentra pertanian hingga jalur penghubung antarwilayah.

Kabupaten menjadi titik krusial pembangunan. Sejumlah daerah mencatat lonjakan tajam:

Lampung Tengah: 89,15% → 99,22%
Lampung Timur: 95,85% → 100%
Mesuji: 79,79% → 100%
Pringsewu: 82,14% → 92,30%

Bahkan wilayah dengan kondisi sebelumnya rendah kini menunjukkan tren perbaikan kuat:

Tulang Bawang: 49,03% → 63,77%
Way Kanan: 58,74% → 67,10%

Baca Juga :  Belanja Makan dan Minum Dewan Balam di Mark Up

Fakta ini menegaskan bahwa beban utama pembangunan jalan provinsi berada di kabupaten, bukan kota. Di sisi lain, kota seperti Bandar Lampung yang telah mencapai 100 persen kemantapan cenderung stabil, menandakan ruang peningkatan terbesar memang berada di wilayah kabupaten yang memiliki jaringan jalan lebih panjang, kompleks, dan menantang secara geografis.

BMBK Fokus Garap Ruas Kabupaten

Percepatan pembangunan didorong oleh langkah konkret Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) yang memulai puluhan proyek strategis sejak awal tahun. Sebanyak 29 titik pekerjaan difokuskan pada ruas jalan provinsi di kabupaten—jalur vital distribusi hasil bumi dan mobilitas masyarakat desa.

Penanganan dilakukan melalui berbagai metode, mulai dari rekonstruksi total, peningkatan struktur jalan, hingga pelebaran badan jalan guna meningkatkan kapasitas lalu lintas.

Gubernur Turun Langsung

Keseriusan pembangunan ditunjukkan saat Gubernur Rahmat Mirzani Djausal turun langsung meninjau perbaikan jalan di Way Kanan. Tiga ruas prioritas yang diperiksa menjadi bukti konkret arah pembangunan yang berfokus ke kabupaten:

Baca Juga :  HUT RI KE 80 MOMENTUM SUARA TELADAS TERIAKAN KETIDAK ADILAN SGC

Kasui – Air Ringkih
Sp. Soponyono – Serupa Indah
Tegal Mukti – Tajab

Dengan total anggaran mencapai Rp172,2 miliar untuk 7 paket pekerjaan, proyek ini menegaskan bahwa investasi terbesar diarahkan pada jalan provinsi di kabupaten sebagai tulang punggung konektivitas daerah.

Kabupaten Jadi Kunci Pertumbuhan

Fokus pembangunan di kabupaten bukan tanpa alasan. Wilayah ini merupakan:

Sentra produksi pertanian dan perkebunan
Jalur distribusi logistik antarwilayah
Penghubung desa ke pusat ekonomi

Dampaknya mulai terasa seiring meningkatnya kualitas jalan:

Biaya distribusi hasil panen menurun
Akses pasar semakin terbuka
Pertumbuhan ekonomi desa meningkat
Fondasi Pertumbuhan Merata

Peningkatan signifikan ini menegaskan strategi Pemprov Lampung yang menempatkan jalan provinsi di kabupaten sebagai prioritas utama sudah berada di jalur yang tepat. Ketika jalan di kabupaten semakin mantap, konektivitas antarwilayah terbentuk secara utuh—tidak hanya kuat di kota, tetapi juga menyatu dari desa hingga pusat ekonomi.

Berita Terkait

Selamat, Wahrul Silalahi Terpilih Pimpin Karang Taruna Lampung
Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026: Pendapatan Dipangkas Rp19,67 Miliar
DPRD Lampung Buka Seluruh Postur APBD, Giri: Uang Rakyat Harus Tepat Sasaran
Komisi IV DPRD Evaluasi Kinerja Dinkes Bandar Lampung, Serapan Anggaran 2026 Capai 50 Persen
Rycko Menoza dan Akademisi Soroti Batas Usia JPT Pratama, Sistem Merit Dinilai Harus Jadi Acuan Utama
Kadis Kominfo Paparkan Program Seribu Wajah kepada Sekjen Kemendagri di Bandar Lampung Expo 2026
Dirumahkan Tanpa Surat, Dihapus dari Dapodik: Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian Pemkot
Komisi I DPRD Bandar Lampung Minta Virgo Inn Tutup Sementara hingga Perizinan Lengkap
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Selamat, Wahrul Silalahi Terpilih Pimpin Karang Taruna Lampung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026: Pendapatan Dipangkas Rp19,67 Miliar

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:03 WIB

DPRD Lampung Buka Seluruh Postur APBD, Giri: Uang Rakyat Harus Tepat Sasaran

Senin, 27 Juli 2026 - 19:39 WIB

Komisi IV DPRD Evaluasi Kinerja Dinkes Bandar Lampung, Serapan Anggaran 2026 Capai 50 Persen

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:19 WIB

Rycko Menoza dan Akademisi Soroti Batas Usia JPT Pratama, Sistem Merit Dinilai Harus Jadi Acuan Utama

Berita Terbaru

Militer

Amanat Kemerdekaan: Mengubah Nilai Sejarah Jadi Karya Nyata

Senin, 17 Agu 2026 - 22:34 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com