Manajer Minisocer PWI Lampung Mayang Suri Djausal Suntik Semangat Jelang Porwanas
Kompastuntas.com — TANJUNG KARANG — Manajer Tim Minisocer Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung, Dewi Mayang Suri Djausal, turun langsung memberikan dukungan kepada para pemain saat menjalani laga persahabatan melawan Pojok Warta, Senin, 5 Oktober 2026.
Kehadiran Mayang di sisi lapangan menjadi suntikan motivasi bagi para pemain yang tengah dipersiapkan menghadapi kompetisi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).
Mayang meminta para pemain tidak cepat puas. Latihan harus ditingkatkan, sementara kekompakan tim perlu dibangun sejak jauh hari.
Menurut dia, kesiapan menghadapi ajang nasional tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan individu. Tim membutuhkan chemistry, disiplin, mental bertanding, dan pengalaman menghadapi lawan yang beragam.
“Ke depan, tim Minisocer PWI Lampung harus lebih sering mengikuti kompetisi lokal, seperti trofeo. Tujuannya untuk melatih mental bertanding,” kata Mayang.
Didampingi penanggung jawab tim, Elka Mabela, Mayang mengatakan program persiapan tidak berhenti pada latihan rutin. Tim juga akan mendapatkan agenda latihan fisik dan kegiatan outbound.
Kegiatan tersebut dinilai penting untuk membangun kekompakan dan chemistry antarpemain.
“Hal itu penting untuk membangun dan menjalin chemistry yang kuat sesama pemain. Nanti akan diagendakan kegiatan tersebut,” ujar Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Bandarlampung itu.
Mayang berharap tim Minisocer PWI Lampung mampu menunjukkan performa terbaik dan membawa nama Lampung dalam ajang olahraga wartawan tingkat nasional.
“Saya mengapresiasi para pemain yang sudah berusaha dan serius berlatih. Semoga dengan kekompakan yang kita bangun, tim ini bisa memberikan yang terbaik untuk Lampung,” katanya.
Bangkit di Babak Kedua
Laga persahabatan kontra Pojok Warta berlangsung cukup sengit. Kedua tim memainkan pola permainan terbuka dengan mengandalkan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki.
Minisocer PWI Lampung beberapa kali menciptakan peluang melalui tendangan keras. Namun, sejumlah upaya berhasil digagalkan penjaga gawang Pojok Warta.
PWI Lampung bahkan harus mengakhiri babak pertama dalam posisi tertinggal 1-2.
Memasuki babak kedua, permainan Riedo dan kawan-kawan berubah. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan ke pertahanan lawan.
Hasilnya, Minisocer PWI Lampung mampu membalikkan keadaan. Permainan yang semakin solid membuat mereka mencetak sejumlah gol hingga menutup laga dengan kemenangan 6-4.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk terus berbenah, terutama dalam meningkatkan fisik, komunikasi, dan mental bertanding sebelum menghadapi kompetisi yang lebih besar.









