Ujian Berat Menjaga Marwah Pers di Tengah Disrupsi Digital

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ujian Berat Menjaga Marwah Pers di Tengah Disrupsi Digital

 

Kompastuntas.com— Tanjung Karang, di tengah gempuran algoritma media sosial dan banjir informasi yang sering kali mengaburkan fakta, kredibilitas menjadi benteng terakhir bagi dunia pers. Tanpa profesionalisme dan integritas, media massa tak ubahnya seperti riak kecil di tengah lautan hoaks.

Keresahan inilah yang melatari pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-38 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung di Balai Wartawan Hi. Solfian Akhmad, Kamis, 9 Juli 2026.

Pemerintah Provinsi Lampung memandang penguatan kapasitas jurnalis bukan sekadar agenda seremonial, melainkan investasi strategis untuk menjaga kualitas demokrasi.

“Pers yang kuat akan melahirkan mekanisme check and balances yang sehat. Pemerintah yang kuat bukanlah pemerintah yang membungkam kritik, melainkan yang mampu merespons kritik dengan solusi,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo.

Ganjar hadir membacakan amanat tertulis dari Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.

Tantangan Algoritma dan Sertifikasi
Bagi Pemprov Lampung, tantangan terbesar jurnalisme hari ini adalah kecepatan yang sering kali mengorbankan akurasi. Di era disrupsi digital, batas antara produk jurnalistik dan konten media sosial kian kabur.

Oleh karena itu, sertifikat kelulusan UKW dinilai belum cukup jika tidak dibarengi dengan konsistensi di lapangan.

“Yang paling berkepentingan menjaga marwah profesi adalah wartawan itu sendiri,” kata Ganjar tegas. Menurutnya, pemerintah hanya bertindak sebagai fasilitator untuk mendukung ekosistem pers yang sehat. Selebihnya, integritas yang merupakan akumulasi moralitas, profesionalisme, dan adab berada di tangan masing-masing jurnalis.

Baca Juga :  Memburu Emas Karaoke, PWI Lampung Panaskan Mesin Menuju Porwanas 2026

Komitmen di Tengah Efisiensi
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, menyoroti pentingnya etika dan adab jurnalis saat berhadapan dengan publik. Menurut Wira, menulis berita adalah perkara teknis yang bisa dipelajari siapapun, namun menjalankan profesi berdasarkan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) membutuhkan komitmen mendalam.

Wira juga memberikan catatan khusus mengenai pelaksanaan UKW kali ini. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran daerah yang ketat, Pemprov Lampung masih berkomitmen mengalokasikan dukungan.

“Dukungan ini krusial, karena membuat pelaksanaan UKW Angkatan ke-38 bisa berjalan tanpa membebani finansial para peserta,” ujarnya.

Bukan Sekadar Formalitas
Nada serupa datang dari Jakarta. Direktur Sekolah Jurnalistik Indonesia sekaligus Penguji Lembaga UKW PWI Pusat, Marah Sakti Siregar, mengingatkan para peserta bahwa UKW bukanlah ajang bagi-bagi sertifikat.

Baca Juga :  Sejumlah Pejabat Teknis di Dinas BMBK Lampung Tak Sesuai Keahlian

Menurut wartawan senior ini, uji kompetensi adalah instrumen untuk mengukur kesadaran hukum dan etika pers seorang jurnalis. Karena bekerja untuk kepentingan publik, maka keberpihakan pers harus mutlak pada kebenaran dan masyarakat.

“Lampung termasuk salah satu daerah yang paling konsisten dalam menyelenggarakan pendidikan dan uji kompetensi. Ini sinyal positif bagi masa depan jurnalisme di daerah,” kata Marah Sakti.

Melalui ujian kompetensi yang berlangsung hingga Jumat, 10 Juli 2026 ini, publik Lampung menanti lahirnya generasi baru jurnalis yang tidak hanya lihai merangkai kata, tetapi juga berani berdiri tegak menjaga transparansi dan independensi di Bumi Ruwa Jurai.(***)

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

Ahmad Muzani Dukung HPN-Porwanas 2027 di Lampung
Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan
Bukan Sekadar Hajat Wartawan, Rycko Menoza: HPN dan Porwanas 2027 Bisa Dongkrak Ekonomi Lampung
Memburu Emas Karaoke, PWI Lampung Panaskan Mesin Menuju Porwanas 2026
Komjen Rudi Setiawan Dukung HPN dan Porwanas 2027 Digelar di Lampung
IKWI Lampung Juara 2 Fashion Show Pakaian Adat HUT ke-65 IKWI
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Wirahadikusumah: Digitalisasi manjamah, Wartawan tak Lagi Pegang Audien
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Ahmad Muzani Dukung HPN-Porwanas 2027 di Lampung

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Bukan Sekadar Hajat Wartawan, Rycko Menoza: HPN dan Porwanas 2027 Bisa Dongkrak Ekonomi Lampung

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:27 WIB

Memburu Emas Karaoke, PWI Lampung Panaskan Mesin Menuju Porwanas 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:02 WIB

Komjen Rudi Setiawan Dukung HPN dan Porwanas 2027 Digelar di Lampung

Berita Terbaru

Olahraga

PWI Lampung Adakan Seleksi Atlet Minisoccer Untuk Porwanas

Sabtu, 22 Agu 2026 - 19:33 WIB

Daerah

500 Peserta akan Hadiri Rakernas I APTISI di Lampung

Sabtu, 22 Agu 2026 - 11:21 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com