Anak Gen Z Banyak Terkena Kanker Kolorektal, Tanda & Gejalanya Begini

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 22 April 2025 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com— Kanker kolorektal atau kanker yang terjadi pada usus besar atau rektum tercatat semakin meningkat khususnya pada anak muda termasuk generasi Z. Dosen Fakultas Kedokteran IPB University dr. Sulpiana, M.Biomed mengungkapkan faktor genetik dan gaya hidup yang tidak sehat menjadi penyebab utama tingginya risiko penyakit ini di usia muda.
Meskipun, dr. Sulpiana mengatakan individu dengan riwayat keluarga pengidap kanker kolorektal memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit ini. Namun, pola hidup yang tidak sehat juga dinilai berperan besar dalam meningkatnya kasus kanker ini

“Kurangnya aktivitas fisik, pola makan yang tidak seimbang, serta konsumsi makanan rendah serat dan tinggi lemak menjadi faktor risiko utama yang dapat memicu kanker kolorektal di usia muda,” jelasnya dikutip dari website resmi IPB University, dikutip Minggu (20/4/2025).

Baca Juga :  Persiapkan Suksesi Kepemimpinan, Senat Unila Gelar Rapat Penetapan Aturan dan Panitia Pemilihan Rektor 2027–2031

Kanker kolorektal seringkali berkembang tanpa gejala yang jelas di tahap awal. Oleh karena itu, penting untuk mengenali beberapa tanda peringatan dini, seperti:

1. Perubahan pola buang air besar,

2. Adanya darah dalam feses,

3. Nyeri atau kram perut yang berkepanjangan,

4. Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas,

5. Rasa lelah yang berlebihan.

Jika mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan medis untuk mendeteksi kemungkinan kanker sejak dini. Sebagai langkah pencegahan pun, dr. Sulpiana merekomendasikan skrining kolonoskopi sebelum usia 40 tahun bagi individu yang memiliki riwayat kanker kolorektal dalam keluarga atau memiliki riwayat Irritable Bowel Syndrome (IBS).

Baca Juga :  5 Universitas di Indonesia Ini Punya Hutan di Dalam Kampus

Teknologi kesehatan saat ini juga semakin memudahkan Gen Z dalam memantau kondisi kesehatan mereka dan mengenali risiko kanker lebih awal. Sementara itu, untuk menurunkan risiko kanker kolorektal, dr. Sulpiana menyarankan beberapa langkah pencegahan, antara lain:

1. Meningkatkan konsumsi serat dengan memperbanyak sayur, buah, dan biji-bijian,

2. Mengurangi konsumsi daging merah dan makanan olahan yang tinggi lemak jenuh,

3. Melakukan aktivitas fisik secara teratur untuk menjaga berat badan ideal dan kesehatan usus,

4. Menjaga keseimbangan gizi dengan memperhatikan asupan nutrisi harian.

“Kesehatan usus sangat bergantung pada gaya hidup kita. Perubahan pola makan dan kebiasaan hidup sehat dapat membantu mencegah kanker kolorektal sejak dini,” katanya.

 

 

Penulis : CNN Indonesia

Editor : Hengki Padangratu

Berita Terkait

Habiburokhman: Jabatan Ketua Komisi III DPR Bisa Berakhir, Kader HMI Selamanya
500 Mahasiswa Masuk LK I HMI, Apa yang Akan Mereka Bawa Pulang?
Selamat, SMA Negeri 1 Kota Bumi Ditunjuk Menjadi Penyelenggara Program SMA Terbuka
Tak Sekadar Ijazah, Ikaperta Unila Gembleng Talenta Muda Hadapi Dunia Kerja
Bandar Lampung — Kabar membanggakan datang dari Politeknik Negeri Lampung (Polinela).
733 Siswa dari 98 SMP Adu Bakat Islami di Pentas PAI Bandar Lampung 2026
Selamat, Unila Datang Bersama APH Untuk Kendalikan HPT
Bengkel Sastra: Ari Pahala Jelaskan Teori Eliot Tentang Puisi yang Baik
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Habiburokhman: Jabatan Ketua Komisi III DPR Bisa Berakhir, Kader HMI Selamanya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:22 WIB

500 Mahasiswa Masuk LK I HMI, Apa yang Akan Mereka Bawa Pulang?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Selamat, SMA Negeri 1 Kota Bumi Ditunjuk Menjadi Penyelenggara Program SMA Terbuka

Senin, 28 September 2026 - 11:27 WIB

Tak Sekadar Ijazah, Ikaperta Unila Gembleng Talenta Muda Hadapi Dunia Kerja

Minggu, 27 September 2026 - 18:56 WIB

Bandar Lampung — Kabar membanggakan datang dari Politeknik Negeri Lampung (Polinela).

Berita Terbaru

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com