Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Pemprov Terus Perkuat Pasokan dan Distribusi Pangan

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 3 November 2026 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompastuntas.com, Bandar Lampung – Upaya Pemerintah Provinsi Lampung bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pemerintah kabupaten/kota, Bank Indonesia, Bulog, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga kembali mencatatkan hasil positif, Rabu (5/8/2026).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Juli 2026, Provinsi Lampung mencatat inflasi terendah di Pulau Sumatera, baik secara bulanan (month to month) sebesar -0,49 persen maupun secara tahunan (year on year) sebesar 1,76 persen.

Capaian tersebut menjadi indikator positif bahwa strategi pengendalian inflasi yang dijalankan Pemerintah Provinsi Lampung mampu menjaga stabilitas harga sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi nasional.

Keberhasilan tersebut juga ditopang oleh kinerja daerah. Kabupaten Lampung Timur mencatat inflasi terendah se-Sumatera dengan inflasi bulanan -1,06 persen dan inflasi tahunan 1,45 persen. Sementara itu, Kota Bandar Lampung menjadi daerah dengan inflasi tahunan terendah kedua di Sumatera, yakni 1,74 persen.

Baca Juga :  Dewan Da’wah Lampung Lantik Pengurus Baru, Dapat Apresiasi Sebagai Terbaik se-Indonesia!

Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Kementerian Dalam Negeri secara daring, Selasa (4/8/2026), juga disampaikan bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) Provinsi Lampung pada minggu kelima Juli 2026 mengalami penurunan sebesar -1,64 persen.

Penurunan tersebut dipengaruhi oleh melandainya harga sejumlah komoditas strategis, terutama cabai rawit, bawang merah, dan cabai merah.

Untuk menjaga stabilitas pasokan pangan, Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat. Hingga 4 Agustus 2026, realisasi penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Lampung telah mencapai 12.175.975 kilogram atau 67,93 persen dari target, sedangkan distribusi Minyakita telah mencapai 6.710.880 liter.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus mengendalikan gejolak harga di tingkat konsumen.

Baca Juga :  Perehaban Rumah Bapak Tarwono Capai 51 Persen, Satgas TMMD Kodim 0422/Lampung Barat Genjot Pembangunan Demi Rakyat

Meski mencatatkan kinerja inflasi yang sangat baik, Pemerintah Provinsi Lampung tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan pasokan pangan akibat dampak El Nino yang diperkirakan berpotensi terjadi di Kabupaten Mesuji, Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Tulang Bawang.

Selain itu, Lampung juga masih menghadapi defisit produksi beberapa komoditas hortikultura, yakni bawang merah sebesar 2.780 ton, cabai rawit 3.266 ton, dan cabai besar 1.690 ton.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TPID, serta seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Provinsi Lampung akan terus memperkuat langkah-langkah pengendalian inflasi melalui pengamanan pasokan, kelancaran distribusi, pemantauan harga, serta penguatan produksi pangan.

Keberhasilan menjadikan Lampung sebagai provinsi dengan inflasi terendah di Sumatera diharapkan dapat terus dipertahankan sebagai fondasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Pemerintah Provinsi Lampung).

Berita Terkait

Pemprov Lampung dorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, dan budaya daerah
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan Kementerian PKP, Dorong Percepatan Calon Penerima Bantuan Program Bedah Rumah di Lampung
Dampingi Kunjungan Ketua Umum Dharma Pertiwi ke SLB Dharma Bhakti, Wagub Jihan Dorong Pendidikan Inklusif dan Kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus
Gubernur Mirza Resmikan Nama Rumah Sakit Alamsjah Ratu Perwiranegara
Gubernur Mirza Lepas 598 Peserta Kontingen Pramuka Lampung Ikuti Jambore Nasional XII 2026
Sambut Mahasiswa Baru Unila, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Dorong Mahasiswa Jadi SDM Penggerak Pembangunan Daerah
Perkuat Industri Kopi, Pemprov Lampung Dorong Investasi dan Pemberdayaan Petani Bersama LDC
Pemprov Lampung Apresiasi Peluncuran Empat Program PPDS Baru FK Unila
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:35 WIB

Pemprov Lampung dorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, dan budaya daerah

Selasa, 3 November 2026 - 22:31 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan Kementerian PKP, Dorong Percepatan Calon Penerima Bantuan Program Bedah Rumah di Lampung

Selasa, 3 November 2026 - 22:29 WIB

Dampingi Kunjungan Ketua Umum Dharma Pertiwi ke SLB Dharma Bhakti, Wagub Jihan Dorong Pendidikan Inklusif dan Kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus

Selasa, 3 November 2026 - 22:27 WIB

Gubernur Mirza Resmikan Nama Rumah Sakit Alamsjah Ratu Perwiranegara

Selasa, 3 November 2026 - 22:25 WIB

Gubernur Mirza Lepas 598 Peserta Kontingen Pramuka Lampung Ikuti Jambore Nasional XII 2026

Berita Terbaru

Uncategorized

Gubernur Mirza Resmikan Nama Rumah Sakit Alamsjah Ratu Perwiranegara

Selasa, 3 Nov 2026 - 22:27 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi kompastuntas.com